HUBUNGAN ANTARA JENIS KELAMIN PENDERITA DBD DENGAN KADAR TROMBOSIT Studi observasional di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang tahun 2019
Berkas Tugas Akhir
publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
bab 2.pdf
Restricted to Registered users only
bab 3.pdf
Restricted to Registered users only
bab 4.pdf
Restricted to Registered users only
bab 5.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Demam berdarah dengue (DBD) adalah jenis penyakit menular akibat infeksi virus dengue (DENV) yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti. Salah satu manifestasi dari DBD adalah penurunan kadar trombosit (trombositopenia). Kadar trombosit yang berkorelasi negatif dengan perdarahan menjadi alasan mengapa kejadian DBD pada perempuan lebih tinggi daripada laki-laki. Penelitian ini hendak mengetahui hubungan jenis kelamin dengan kadar trombosit pada pasien DBD.
Penelitian observasional analitik retrospektif dengan rancangan cross sectional. Sampel penelitian pasien DBD rawat inap di RSI Sultan Agung Semarang tahun 2019 tanpa penyakit komorbid yang dapat memberikan gambaran trombositopenia. Data yang digunakan berupa data sekunder dari catatan medis pasien. Kadar trombosit dibedakan sebagai trombositopenia derajat 1 sampai dengan 4. Hubungan jenis kelamin dan kadar trombosit dianalisis dan uji fisher exact. Hasil menunjukkan trombositopenia derajat 1 paling banyak ditemukan pada pasien laki-laki (28,3%), sedangkan pada pasien perempuan trombositopenia derajat 4 yang paling banyak ditemukan (21,7%). Uji fisher exact diperoleh nilai p sebesar 0,020 dengan nilai koefisien kontingensi sebesar 0,372.
Diperoleh kesimpulan bahwa jenis kelamin berhubungan dengan kadar trombosit pada pasien DBD. Tingkat kekuatan hubungan yang dihasilkan tergolong lemah. Jumlah trombosit pasien DBD perempuan lebih rendah daripada pasien laki-laki.
Kata kunci: Jenis kelamin, kadar trombosit, DBD
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
