Efektivitas Latihan Rom Pasif-Aktif Asistif Terhadap Peningkatan Kekuatan Otot Pada Pasien Stroke Non Hemoragik Di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Semarang
Berkas Tugas Akhir
Abstract
EFEKTIVITAS LATIHAN ROM PASIF-AKTIF ASISTIF TERHADAP PENINGKATAN KEKUATAN OTOT PADA PASIEN STROKE NON HEMORAGIK DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KOTA SEMARANG
50 hal + 9 tabel + xiii
Latar Belakang : Hemiparesis merupakan salah satu tanda dan gejala yang sering ditemukan pada penderita stroke dan dapat menimbulkan kecacatan. Latihan ROM merupakan salah satu bentuk latihan yang dinilai masih cukup efektif untuk mencegah terjadinya kecacatan pada penderita stroke. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi efektivitas latihan ROM pasif-aktif-asistif terhadap peningkatan kekuatan otot pada pasien stroke di RSUD Kota Semarang
Metode : Penelitian menggunakan desain Quasi Experiment pre dan post test design. Jumlah sampel 34 responden yang dibagi menjadi kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Evaluasi penelitian ini dilakukan pada hari pertama dan kelima untuk kedua kelompok tersebut. Tehnik pengambilan sampel adalah purposive sampling.
Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa latihan ROM pasif-aktif asistif efektif terhadap peningkatan kekuatan otot pada pasien stroke dengan p value = 0,036 untuk kekuatan otot tangan dan p = 0,028 untuk kekuatan otot kaki.
Simpulan : Latihan ROM pasif-aktif asistif efektif terhadap peningkatan kekuatan otot pada pasien stroke (p<0,05)
Kata kunci : stroke, kekuatan otot, ROM
Daftar Pustaka : 44 (2000-2012)
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
