Nur Azizah, Salsabiela (2021) TINJAUAN YURIDIS PELAKSANAAN SISTEM E-COURT DALAM PERADILAN PERDATA UNTUK MEWUJUDKAN ASAS SEDERHANA CEPAT DAN BIAYA RINGAN DI PENGADILAN NEGERI WONOSOBO. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.
![]() |
Text
cover.pdf |
![]() |
Text
publikasi.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
abstrak.pdf |
![]() |
Text
daftar isi.pdf |
![]() |
Text
bab 1.pdf |
![]() |
Text
bab 2.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
bab 3.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
bab 4.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
daftar pustaka.pdf |
![]() |
Text
lampiran.pdf |
Abstract
Peradilan di Indonesia menganut suatu asas yang bernama Contante Justitie atau
asas peradilan sederhana, cepat dan biaya ringan sebagaimana diatur dalam
Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman. Makna
dari asas ini adalah proses peradilan yang tidak berbelit-belit, acaranya jelas,
mudah dipahami dan biaya yang terjangkau oleh masyarakat tingkat bawah
sekalipun. E-Court adalah layanan bagi pengguna terdaftar untuk pendaftaran
perkara secara online, mendapatkan taksiran panjar biaya dan pembayaran
panjar biaya secara online, pemanggilan pihak yang melalui saluran elektronik
serta persidangan yang dilakukan secara elektronik. Adapun layanan-layanan
yang ada pada aplikasi E-Court ialah E-Filing , E-Payment dan E-Summons.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pelaksanaan
sistem E-Court dalam peradilan perdata untuk mewujudkan asas sederhana cepat
dan biaya ringan di Pengadilan Negeri Wonosobo, untuk mengetahui dan
menganalisis hambatan-hambatan dan solusi dalam pelaksanaan sistem E-Court
dalam peradilan perdata di Pengadilan Negeri Wonosobo, dan untuk
mengetahui dan menganalisis efektivitas peraturan pelaksanaan sistem E-Court
di Pengadilan Negeri Wonosobo. Metodologi penelitian ini adalah deskriptif
kualitatif. System E-Court di Pengadilan Negeri Wonosobo yang diatur dalam
Perma No. 3 Tahun 2018 tentang Administrasi Perkara Di Pengadilan Secara
Elektronik, merupakan wujud dari implementasi peradilan yang sederhana, cepat
dan biaya ringan. System E-Court masih memiliki hambatan-hambatan yaitu: 1)
Pemeriksaan saksi menggunakan online, dikhawatirkan tidak bisa mendapatkan
keterangan saksi secara jelas. 2) System E-Court memiliki risiko pengelolaan
jika mengalami kendala sambungan jaringan. 3) Dikhawatirkan menjadi peluang
praktik mafia peradilan gaya baru. 4) Masyarakat masih minim pengetahuan
akan E-Court. Sedangkan solusi dari hambatan tersebut adalah: keterangan saksi
menggunakan video call, bagi daerah yang kesulitan jaringan diharapkan
menggunakan Jaringan WiFI, membentuk lembaga pengawas dimasyarakat, dan
melakukan sosialisasi menyeluruh sampai kedesa terpencil.
Kata kunci: E-court, E-Filling, E-Payment, E-Summons.
Dosen Pembimbing: | Winanto, Winanto | nidn0618056502 |
---|---|
Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
Subjects: | K Law > K Law (General) |
Divisions: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum |
Depositing User: | Pustakawan 5 UNISSULA |
Date Deposited: | 12 Jan 2022 03:22 |
Last Modified: | 12 Jan 2022 03:22 |
URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/21353 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |