HUBUNGAN ANTARA PEMBERIAN SUNTIKAN LIRAGLUTIDE TERHADAP BERAT BADAN Studi Obeservasional Analitik Cross-Sectional terhadap Anggota Polri di Rumah Sakit Prof. Dr Awaloedin Djamin Semarang
Berkas Tugas Akhir
publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
bab 2.pdf
Restricted to Registered users only
bab 3.pdf
Restricted to Registered users only
bab 4.pdf
Restricted to Registered users only
bab 5.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Sekitar dua juta penduduk memiliki berat badan berlebih dan satupertiga mengalami obesitas. Berat badan berlebih dan obesitas menjadi tantangan yang besar dalam pencegahan penyakit kronik di seluruh dunia. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pemberian suntikan liraglutide terhadap berat badan pada obesitas.
Penelitian ini termasuk penelitian observasional analitik. Penelitian dilaksanakan di Rumah Sakit Bhayangkara Prof. Dr Awaloedin Djamin Semarang dengan kriteria inklusi anggota polisi laki-laki IMT>30 kg/m2, telah mendapat konsultasi diet dan aktifitas fisik. Kriteria ekslusi pada penelitian ini yaitu yang Memiliki riwayat penyakit karsinoma medular tiroid. Uji statistik yang dipakai yaitu uji t berpasangan.
Rata – rata berat badan sebelum diberi perlakuan 101,46 ± 11,44 dan setelah diberi perlakuan rata – rata berat badan menjadi 99,11 ± 10,64 dengan nilai Asymp. Sig (2-tailed) p =< 0,001 (p<0,05). Hasil dari penelitian menyatakan terdapat hubungan antara pemberian suntikan liraglutide terhadap berat badan.
Pemberian suntikan liraglutide, diikuti dengan diet makanan dan aktifitas fisik yang telah dikonsultasikan, berhubungan dengan berat badan.
Kata Kunci: Program Diet, Aktifitas Fisik, Obesitas
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
