library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

KEBIJAKAN HUKUM PIDANA TERHADAP TINDAK PIDANA SANTET DALAM SISTEM HUKUM INDONESIA

Detail Tugas Akhir

KEBIJAKAN HUKUM PIDANA TERHADAP TINDAK PIDANA SANTET DALAM SISTEM HUKUM INDONESIA

Putri Paramita, Nawang (2021) KEBIJAKAN HUKUM PIDANA TERHADAP TINDAK PIDANA SANTET DALAM SISTEM HUKUM INDONESIA. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
cover.pdf
PDF
Text
publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (776kB)
PDF
Text
abstrak.pdf
PDF
Text
daftar isi.pdf
PDF
Text
bab 1.pdf
PDF
Text
bab 2.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (652kB)
PDF
Text
bab 3.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (544kB)
PDF
Text
bab 4.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (390kB)
PDF
Text
daftar pustaka.pdf
PDF
Text
lampiran.pdf

Abstract

Praktik ilmu hitam seperti santet, pelet, teluh, guna-guna, dan sejenisnya
merupakan sebuah fenomena dari sebuah kejahatan yang bersifat magis atau
kejahatan metafisis. Karena keberadaannya yang diluar akal sehat dan bersifat non
ilmiah, kejahatan magis sangat sulit dipertanggung jawabkan dalam ranah hukum
pidana terutama dalam perihal pembuktiannya. Pihak-pihak korban yang merasa
tidak mendapat keadilan oleh hukum akhirnya main hakim sendiri. Oleh karena
itu, tulisan ini menjelaskan tentang bagaimana kebijakan dari kejahatan magis
yaitu tindak pidana santet di dalam sumber-sumber hukum pidana Indonesia
seperti Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan RUU KUHP 2019.

Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif yang
datanya diperoleh melalui studi kepustakaan atau data sekunder yang dinamakan
juga penelitian hukum kepustakaan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa, santet sebagai perbuatan pidana
dikonstruksikan kedalam kategori delik formil yang pembuktiannya tidak
menjurus pada ada tidaknya kekuatan gaib yang dimiliki seseorang, akan tetapi
yang dikriminalisasi adalah perbuatan pidana yang dilakukan yaitu orang yang
sengaja mengumumkan diri memiliki kekuatan gaib, menawarkan jasanya dalam
menyanggupi mencelakakan orang lain baik berupa timbulnya penyakit, kematian,
dan atau penderitaan mental atau fisik.

Kata kunci: Tindak Pidana Santet, Kriminalisasi, KUHP-RUU KUHP 2019.

Informasi Item

Item Type Thesis (Undergraduate)
Subjects K Law > K Law (General)
Divisions Fakultas Hukum > Mahasiswa FH - Skripsi Ilmu Hukum
Date Deposited 12 Jan 2022 03:16
Last Modified 12 Jan 2022 03:16
URI https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/21299

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints