library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

TINJAUAN YURIDIS PENYELESAIAN WANPRESTASI DALAM PERJANJIAN PENGIKATAN JUAL BELI TANAH DI KABUPATEN KENDAL

Detail Tugas Akhir

TINJAUAN YURIDIS PENYELESAIAN WANPRESTASI DALAM PERJANJIAN PENGIKATAN JUAL BELI TANAH DI KABUPATEN KENDAL

Itsna Afkarina, Nabila (2021) TINJAUAN YURIDIS PENYELESAIAN WANPRESTASI DALAM PERJANJIAN PENGIKATAN JUAL BELI TANAH DI KABUPATEN KENDAL. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
cover.pdf
PDF
Text
publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (436kB)
PDF
Text
abstrak.pdf
PDF
Text
daftar isi.pdf
PDF
Text
bab 1.pdf
PDF
Text
bab 2.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (619kB)
PDF
Text
bab 3.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (655kB)
PDF
Text
bab 4.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (321kB)
PDF
Text
daftar pustaka.pdf
PDF
Text
lampiran.pdf

Abstract

Secara umum jual beli dalam pasal 1457 KUHPerdata dijelaskan “bahwa
yang dimaksud dengan jual beli adalah suatu perjanjian dengan mana pihak yang
satu (penjual) mengikatkan dirinya untuk menyerahkan suatu kebendaan, dan
pihak lain (pembeli) untuk membayar harta yang telah dijanjikan”. Di Masyarakat
Kendal sering terjadi kasus atau sengketa yang timbul terkait jual beli tanah harta
bersama dimana antara pihak penjual dan pihak pembeli telah sepakat serta
mengikatkan dirinya dalam perjanjian pengikatan jual beli atas tanah harta
bersama. Pada saat proses transaksi jual beli tersebut pihak pembeli sudah
membayar atau menyerahkan sejumlah uang sesuai dengan kesepakatan harga
tanah kepada penjual, akan tetapi pihak penjual tidak segera menyerahkan
sertifikat hak atas tanah yang dijualnya kepada pembeli. Masalah yang diangkat
dalam penelitian ini adalah bagaimana faktor-faktor dan penyelesain terjadinya
wanprestasi dalam perjanjian pengikatan jual beli tanah di Kabupaten Kendal,
serta hambatan-hambatan dalam penyelesaian wanprestasi dalam perjanjian
pengikatan jual beli tanah di Kabupaten Kendal dan bagaimana solusinya.
Penelitian ini dilakukan secara yuridis sosiologis karena yang akan diteliti
adalah kaidah-kaidah hukum, penyelesaian wanprestasi, permasalahan dalam
perjanjian pengikatan jual beli tanah yang ada di Kabupaten Kendal. Analisis data
dilakukan secara kualitatif.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa faktor - faktor terjadinya
wanprestasi dalam perjanjian pengikatan jual beli tanah di Kabupaten Kendal
terjadi karena masih adanya kelalaian, paksaan dan adanya penipuan Penyelesain
wanprestsi dalam perjanjian pengikatan jual beli tanah di Kabupaten Kendal
yaitu dengan cara non litigasi dan hambatan - hambatan penyelesain wanprestasi
dalam perjanjian pengikatan jual beli karena adanya keadaan memaksa dan
wanprestasi seperti tidak melaksanakan apa yang telah diperjanjikan untuk
dilaksanakan. Saran kepada Pengadilan Negeri Kabupaten Kendal tentang
penerapan sanksi terhadap wanprestasi yang kurang sesuai dengan UndangUndang
perjanjian
hanya
dijatuhi
sanksi
administratif
terhadap
pelanggaran
yang

dilakukan
oleh
orang
perorang
ataupun
yang
dilakukan

oleh

badan
hukum.
Kata kunci : Jual beli tanah, perikatan perjanjian, wanprestasi.

Informasi Item

Item Type Thesis (Undergraduate)
Subjects K Law > K Law (General)
Divisions Fakultas Hukum > Mahasiswa FH - Skripsi Ilmu Hukum
Date Deposited 12 Jan 2022 03:15
Last Modified 12 Jan 2022 03:15
URI https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/21293

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints