HUBUNGAN ANTARA KADAR HEMOGLOBIN DAN DERAJAT KEPARAHAN ULKUS KAKI DIABETIKUM Studi Observasional pada Pasien dengan Ulkus Kaki Diabetikum di Rumah Sakit Islam Sultan Agung
Berkas Tugas Akhir
publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
bab 2.pdf
Restricted to Registered users only
bab 3.pdf
Restricted to Registered users only
bab 4.pdf
Restricted to Registered users only
bab 5.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit metabolik ditandai dengan keadaan hiperglikemia yang apabila tidak terkendali dapat menimbulkan komplikasi, diantaranya ulkus kaki diabetikum dan anemia. Kondisi anemia dapat menyebabkan menurunnya oksigen ke jaringan perifer sehingga penyembuhan luka pada ulkus kaki diabetikum menjadi semakin lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kadar hemoglobin dan derajat keparahan ulkus kaki diabetikum di Rumah Sakit Islam Sultan Agung.
Penelitian observasional dengan rancangan belah lintang ini dilakukan selama 3 bulan dari Oktober 2020 sampai Desember 2020 serta melibatkan 62 sampel yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Data kadar hemoglobin dan derajat keparahan ulkus kaki diabetikum diperoleh dari data rekam medis. Selanjutnya data dianalisis deskriptif dan uji korelasi Spearman.
Hasil analisis deskriptif didapatkan rerata kadar hemoglobin 10,74 ± 1,80. Jumlah pasien dengan derajat keparahan ulkus diabetikum ringan, sedang, berat secara berturut-turut adalah 35,5%, 61,3%, 3,2%. Hasil uji korelasi Spearman didapatkan p =0,00 (p<0,05) dan r = -0,352.
Kesimpulan: terdapat hubungan negatif yang signifikan antara kadar hemoglobin dan derajat keparahan ulkus diabetikum dengan tingkat keeratan lemah. Semakin rendah kadar hemoglobin maka semakin berat derajat keparahan ulkusnya.
Kata kunci : Hb, Hemoglobin, Anemia, Ulkus Kaki Diabetikum, Derajat Keparahan, Klasifikasi Meggit-Wagner
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
