ARJUNA SANERA, FIKRI (2021) ANALISIS HUKUM PUTUSAN TINDAK PIDANA PENISTAAN AGAMA BERDASARKAN UNDANG-UNDANG INFORMASI SERTA TRANSAKSI ELEKTRONIK (Studi Kasus Perkara No. 30/Pid.Sus/2018/PnUnr). Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.
![]() |
Text
cover.pdf |
![]() |
Text
publikasi.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
abstrak.pdf |
![]() |
Text
daftar isi.pdf |
![]() |
Text
bab 1.pdf |
![]() |
Text
bab 2.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
bab 3.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
bab 4.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
daftar pustaka.pdf |
Abstract
Seperti pada saat ini banyak kita lihat maraknya kejahatan melalui media social
(Cyberscape), adapun contoh kejahatan melalui media social seperti penggelapan,
penyebaran berita bohong dan penistaan agama, bahkan banyak masyarakat yang
tidak mengetahui dengan sengaja menyebar luaskan kata-kata maupun gambar
yang berbaur penodaan/penistaan agama, yang dimaksud denga penistaan agama
adalah perbuatan yang disengaja untuk melukai atau menghina suatu agama atau
hal-hal yang menyangkut suatu agama seperti yang terdapat dalam kasus dari
terdakwa Yulius Heri Sarwono bin Bathi Utomo yang dengan sengaja di muka
umum mengeluarkan perasaan atau melakukan perbuatan yang pada pokok
bersifat permusuhan, penyalahgunaan atau penodaan terhadap suatu agama yang
dianut di indonesia. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui sanksi
pemidanaan berdasarkan penistaan agama menurut Undang-Undang Nomor 19
tahun 2016 tentang informasi serta transaksi elektronik, (2) untuk mengetahui apa
yang menjadi pertimbangan hakim dalam penjatuhan putusan terhadap pelaku
penistaan agama di Pengadilan Negeri Ungaran.
Metode penelitian dalam penelitian ini menggunakan metode pendekatan
Yuridis sosiologis serta spesifikasi penelitian secara Deskriptif analitis dengan
jenis data berdasarkan data primer dan data sekunder yang berdasarkan dari hasil
wawancara serta kajian peraturan Perundang-Undangan dan peraturan-peraturan
yang berkaitan dengan objek penelitian sehingga menghasilkan metode analisis
data secara kualitatif.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa pemidanaan berdasarkan
penistaan agama menurut Undang-Undang Nomor 19 tahun 2016 tentang ITE
yang tertuang dalam Putusan hakim No.30/Pid.Sus/2018/PnUnr bahwa terdakwa
atas nama Yulius Heri Sarwono Bin Bathi Utomo telah terbukti secara sah dan
meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana menistakan agama dan hakim
menjatuhkan pidana dengan penjara selama 3 tahun dan denda sejumlah Rp
100.000.00,00 (seratus juta rupiah) dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak
dibayar diganti dengan pidana kurungan selama 3 (tiga) bulan. Pertimbangan
hakim dalam penjatuhan putusan terhadap pelaku penistaan agama pada putusan
No.30/Pid.Sus/2018/PnUnr adalah berdasarkan dari keadaan yang memberatkan
dan meringankan yang terdapat dalam putusan.
Kata Kunci : Pemidanaan, Penistaan Agama, UU ITE, pertimbangan
Dosen Pembimbing: | Tri Bawono, Bambang | nidn0607077601 |
---|---|
Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
Subjects: | K Law > K Law (General) |
Divisions: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum |
Depositing User: | Pustakawan 5 UNISSULA |
Date Deposited: | 12 Jan 2022 03:07 |
Last Modified: | 12 Jan 2022 03:07 |
URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/21231 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |