Vertika Ayu Pancari, Dwi (2021) PERTIMBANGAN HAKIM DALAM PENETAPAN DISPENSASI NIKAH ANAK DIBAWAH UMUR DI PENGADILAN AGAMA BLORA (Studi Kasus Penetapan Nomor 357/Pdt.P/2020/PA.BLA). Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.
![]() |
Text
cover.pdf |
![]() |
Text
publikasi.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
abstrak.pdf |
![]() |
Text
daftar isi.pdf |
![]() |
Text
bab 1.pdf |
![]() |
Text
bab 2.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
bab 3.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
bab 4.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
daftar pustaka.pdf |
Abstract
Permohoan dispensasi nikah meningkat dalam 2 periode tahun ini. Hal ini terjadi
sejak kebijakan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 atas perubahan Undang-Undang
Nomor 1 Tahun 1974 tentang batas usia pelaksanaanperkawinan. Pertimbangan hakim
dalam memutuskan perkara dan faktor penyebab terjadinyaperkawinan dibawah umur ini
menjadi hal menarik dalam penelitian dengan judul “Pertimbangan Hakim Dalam
Penetapan Dispensasi Nikah Anak Dibawah Umur di Pengadilan Agama Blora (Studi
Kasus Penetapan Nomor 357/Pdt.P/2020/PA.BLA)”, tujuan penelitian mengetahui
dampak dari berlakunya perubahan Undang-Undang perkawinan, faktor-faktor penyebab
yang mendasari terjadinya perkawinan dibawah umur danpertimbangan hakim dalam
penetapan dispensasi nikah di Pengadilan Agama Kabupaten Blora.
Dalam penelitian ini menggunakan spesifikasi penelitian deskriptif
analitis.dimaksudkan untuk memberikan data yang seteliti mungkin tentang
manusia,keadaan atau gejala-gejala tertentu. Metode pendekatan yang digunakan
dalampenelitian ini adalah pendekatan yuridis empiris, yaitupenelitian hukum mengenai
pemberlakuan atau implementasi ketentuan hukum normatif secara in action pada setiap
peristiwa hukum tertentu yang terjadi dalam masyarakat. Analisis data menggunakan
metode yuridis kualitatif, yaitu seluruh datayang diperoleh di inventarisasi, dikaji dan
diteliti secara menyeluruh, sistematika danterintegrasi mencapai kejelasan masalah yang
akan dibahas.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berlakunya perubahan Undang-Undang
Nomor 16 Tahun 2019 tersebut tidak dapat menurunkan angka permohonanan dispensasi
nikah di Pengadilan Agama Blora, karena faktor penyebab diantaranya banyak kasus
kehamilan di luar nikah yang menimpa anak remaja adalah salah satu bentuk akibat
pergaulan bebas. Dalam penetapan dispensasi nikah perkara nomor
357/Pdt.P/2020/PA.Bla hakimmelihat maslahat
danmaslahahserta dengan
mempertimbangkan dasar hukum lainnya. Solusi dari hal tersebut adalah pemerintah
harus memberikan sosialisasi penyuluhan kepada masyarakat serta diperlukannya peran
orangtua dalam pengawasan serta harus memberikan pemahaman keagamaan sehingga
perkawinan dibawah umur dapat dihindari.
KATA KUNCI :Perkawinan Dibawah Umur, Dispensasi Nikah, Kabupaten Blora.
Dosen Pembimbing: | Hanim, Lathifah | nidn0621027401 |
---|---|
Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
Subjects: | K Law > K Law (General) |
Divisions: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum |
Depositing User: | Pustakawan 5 UNISSULA |
Date Deposited: | 07 Jan 2022 07:15 |
Last Modified: | 07 Jan 2022 07:15 |
URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/21191 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |