Novindasari, Divya (2021) KAJIAN YURIDIS TERHADAP PENETAPAN HAKIM MENGENAI DISPENSASI KAWIN (Studi Penetapan Nomor 366/Pdt.P/2020/PA.Rbg). Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.
![]() |
Text
cover.pdf |
![]() |
Text
publikasi.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
abstrak.pdf |
![]() |
Text
daftar isi.pdf |
![]() |
Text
bab 1.pdf |
![]() |
Text
bab 2.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
bab 3.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
bab 4.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
daftar pustaka.pdf |
Abstract
Dispensasi dalam Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang
Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan,
berarti mengizinkan terjadinya perkawinan antara calon mempelai yang belum
memenuhi batas minimum usia nikah, dengan syarat permohonan dispensasinya
dikabulkan oleh Hakim Pengadilan Agama. Penulisan ini bertujuan untuk
mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya dispensasi kawin dan
dasar pertimbangan Hakim terhadap permohonan dispensasi kawin (Studi Putusan
Nomor 366/Pdt.P/2020/PA.Rbg).
Peneliti menggunakan metode penelitian hukum dengan pendekatan
yuridis normatif yaitu menggunakan konsep legis positivis. Spesifikasi peneltian
menggunakan deskriptif analisis, jenis dan sumber data berasal dari data sekunder.
Metode pengumpulan data menggunakan metode pustaka (library research) yaitu
penelitian dilakukan dengan penelurusan literatur yang berkaitan dengan
dispensasi nikah dan perundang-undangan.
Hasil penelitian yang kemudian dianalisis secara kualitatif mengenai
faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya pengajuan dispensasi kawin, meliputi:
Faktor orangtua dalam pembentukan konsep diri remaja yang menikah dini,
remaja yang sudah melakukan pernikahan dini hampir semuanya disetujui oleh
orangtua mereka masing-masing, faktor kelompok rujukan dalam konsep diri
remaja yang menikah dini bahwa setiap kelompok mempunyai norma-norma
tertentu, konsep diri remaja kalau setelah mereka melakukan pernikahan dini sama
sekali tidak membuat mereka minder atau tidak percaya diri baik di lingkungan
masyarakat dan lingkungan pergaulan mereka, faktor ekonomi, hubungan sudah
sangat erat, calon mempelai sudah berpacaran cukup lama, dan sudah tidak enak
dipandang dalam lingkungan masyarakat dan lingkungan setempat. Dasar
pertimbangan hakim terhadap permohonan dispensasi kawin dilihat dari ketentuan
Pasal 7 ayat (2) dan (3) Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang
Perkawinan dan kedua belah pihak sudah menyatakan kesiapan dan kesanggupan
menjalin hubungan rumah tangga, hubungan keduanya sudah sangat erat yang
dikhawatirkan terjadi kemudharatan (zina).
Kata Kunci: Dispensasi Nikah, Pertimbangan Hakim
Dosen Pembimbing: | Rinda Listyowati, Peni | nidn0618076001 |
---|---|
Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
Subjects: | K Law > K Law (General) |
Divisions: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum |
Depositing User: | Pustakawan 5 UNISSULA |
Date Deposited: | 07 Jan 2022 07:15 |
Last Modified: | 07 Jan 2022 07:15 |
URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/21188 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |