HUBUNGAN ANTARA REGULASI EMOSI DENGAN PERILAKU MEMAAFKAN PADA REMAJA DENGAN ORANGTUA YANG BERCERAI
Berkas Tugas Akhir
PERNYATAAN PUBLIKASI.pdf
Restricted to Registered users only
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui hubungan anara regulasi emosi dengan perilaku memaafkan pada remaja dengan orangtua yang bercerai. Subjek dalam penelitian ini merupakan remaja usia 13-22 tahun yang mengalami orangtua bercerai berjumlah 88 remaja yang tergabung dalam komunitas broken home “KAMU KUAT”. Metode pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan sampling purposive. Instrumen pengumpulan data dengan menggunakan skala regulasi emosi dengan jumlah 20 aitem dengan nilai koefesien reliabilitas 0,671 dan skala perilaku memaafkan dengan jumlah 17 aitem dengan nilai koefesien reliabilitas 0,897. Uji hipotesis menggunakan korelasi product moment menunjukan bahwa ada hubungan positif yang signifikan antara regulasi emosi dengan perilaku memaafkan dengan nilai R= 0,103 dan Fhitung = 9,838 dengan taraf signifikansi 0,002 (p<0,05).. Sumbangan efektif regulasi emosi terhadap perilaku memaafkan pada remaja dengan orangtua bercerai sebesar 10,3%, sedangkan sebesar 89,7% dipengaruhi oleh faktor lain baik internal maupun eksternal dari individu yang tidak termasuk dalam penelitian ini.
Kata kunci: Memaafkan, Regulasi Emosi
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
