DEINDIVIDUASI DENGAN PERILAKU UJARAN KEBENCIAN DITINJAU DARI GENDER PADA MAHASISWA PENGGUNA INSTAGRAM FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS ISLAM SULTAN AGUNG SEMARANG
Berkas Tugas Akhir
PERNYATAAN PUBLIKASI.pdf
Restricted to Registered users only
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan deindividuasi dengan perilaku ujaran kebencian yang ditinjau dari gender pada mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Islam Sultan Agung Semarang. Variabel yang digunakan pada penelitian ini adalah variabel tergantung yaitu ujaran kebencian, sedangkan variabel bebas yang digunakan adalah deindividuasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang diujikan pada 112 responden. Metode pengambilan sampel pada penelitian ini adalah teknik sampling purposive. Metode pengumpulan data menggunakan dua skala yaitu skala ujaran kebencian dan skala deidividuasi. Teknik korelasi data yang digunakan adalah uji korelasi non parametrik spearman’s rho.
Hipotesis yang diajukan yaitu adanya hubungan yang signifikan antara deindividuasi dengan ujaran kebencian, dan terdapat pebedaan antara gender dengan perilaku ujaran kebencian. Hasil uji hipotesis dengan menggunakan uji spearman’s rho diperoleh koefisien korelasi sebesar 0,640 dengan signifikansi 0,000 (p<0,05). Hal tersebut menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara deindividuasi dengan perilaku ujaran kebencian. Hasil dari Uji perbedaan berdasarkan independent sample t-test diperoleh t signifikansi sebesar 0,004 untuk taraf p<0,05. Hal tersebut menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara gender dengan perilaku ujaran kebencian.
Kata Kunci : Deindividuasi, Ujaran Kebencian, Gender.
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
