Fahri Annas, Afrizal (2021) PERAN KEPOLISIAN TERHADAP PELANGGARAN LALU LINTAS YANG DILAKUKAN ANAK DI BAWAH UMUR YANG MENGAKIBATKAN TERJADINYA KECELAKAAN (Studi Kasus Polres Demak). Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.
![]() |
Text
cover.pdf |
![]() |
Text
publikasi.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
abstrak.pdf |
![]() |
Text
daftar isi.pdf |
![]() |
Text
bab 1.pdf |
![]() |
Text
bab 2.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
bab 3.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
bab 4.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
daftar pustaka.pdf |
Abstract
Transportasi merupakan alat mobilitas yang mempunyai peran penting
bagi kehidupan bermasyarakat yang dapat mempermudah atau mempercepat
jalannya aktivitas. Tidak dipungkiri, karena begitu pentingnya transportasi bagi
kehidupan bermasyarakat hampir setiap saat sebagian besar masyarakat berlalu
lalang dengan menggunakan kendaraan bermotor tidak terkecuali anak-anak yang
pada zaman sekarang marak menggunakan kendaraan bermotor dalam setiap
aktivitasnya. Dari sini dapat disadari betapa pentingnya Undang-Undang Lalu
Lintas. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui peran kepolisian
terhadap pelanggaran lalu lintas yang dilakukan anak di bawah umur yang
mengakibatkan kecelakaan, serta untuk mengetahui faktor penyebab terjadinya
pelanggaran lalu lintas yang dilakukan anak di bawah umur yang mengakibatkan
kecelakaan dan penerapan hukumnya.
Metode yang digunakan dalam penulisan hukum ini adalah yuridis
sosiologis dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis. Dalam penelitian ini
menggunakan sumber data penelitian yaitu data primer dan data sekunder.
Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian
lapangan dan penelitian kepustakaan kemudian menggunakan metode analisis
data deskriptif kualiatif.
Hasil penelitian yang dilakukan dapat dikemukakan bahwa peran
kepolisian terhadap pelanggaran lalu lintas yang dilakukan anak di bawah umur
dilakukan dengan 2 (dua) tindakan yaitu tindakan preventif dan tindakan represif.
Tindakan preventif dilakukan untuk mencegah terjadinya suatu pelanggaran,
diantaranya memberikan himbauan terhadap orang tua untuk memberikan
pengawasan dan pemahaman terhadap anak untuk tidak menggunakan kendaraan
bermotor. Sedangkan tindakan represif dilakukan ketika telah terjadinya suatu
pelanggaran yang bertujuan untuk memberikan efek jera pada pelaku
pelanggaran, diantaranya dengan cara tindakan tilang dan penyitaan. Faktor
penyebab terjadinya pelanggaran lalu lintas yang dilakukan anak di bawah umur
yaitu adanya faktor keluarga, faktor efesiensi waktu untuk berangkat ke sekolah
serta faktor lingkungan dan pergaulan, penerapan hukum yang digunakan bagi
pelanggaran lalu lintas yang dilakukan anak di bawah umur yaitu Undang-
Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal
310, Pasal 311, dan Pasal 312.
_______________
Kata kunci: pelanggaran, lalu lintas, anak di bawah umur
Dosen Pembimbing: | Endah Wahyuningsih, Sri | nidn0628046401 |
---|---|
Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
Subjects: | K Law > K Law (General) |
Divisions: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum |
Depositing User: | Pustakawan 5 UNISSULA |
Date Deposited: | 07 Jan 2022 07:09 |
Last Modified: | 07 Jan 2022 07:09 |
URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/21098 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |