PENGARUH PROBIOTIK LEUCONOSTOC MESENTEROIDES TERHADAP EKSPRESI IL 17 PADA ILEUM ( Studi Eksperimental pada Tikus Putih Betina Galur Sprague Dawley yang diinduksi Asma )
Berkas Tugas Akhir
publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
bab 2.pdf
Restricted to Registered users only
bab 3.pdf
Restricted to Registered users only
bab 4.pdf
Restricted to Registered users only
bab 5.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Asma adalah gangguan inflamasi kronis pada saluran nafas di mana banyak sel yang berperan, termasuk sel mast, eosinofil, dan lain sebagainya yang apabila tidak ditangani dengan baik dapat mengganggu kualitas hidup. Asma sejatinya dapat dikontrol dengan mengonsumsi obat-obatan pengontrol dan menjauhi faktor pencentusnya. Salah satu yang diharapkan bisa mengontrol asma adalah dengan pemberian probiotik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian probiotic Leuconostoc mesenteroides terhadap ekspresi IL 17 pada tikus model asma.
Penelitian eksperimental dengan rancangan penelitian post-test only control group design dilakukan pada 18 sampel tikus SD yang diinduksi asma yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Kelompok K(-) tikus normal, kelompok K(+) diberi perlakuan ovalbumin, kelompok Perlakuan diberi perlakuan ovalbumin ditambah dengan probiotik Leuconostoc mesenteroides. Gambaran histopatologi diukur dengan skoring Allred Score, yakni penjumlahan antara Intensity Score dan Proportion Score dengan interpretasi skor 0-1 (tidak ada ekspresi/negative), skor 2-3 (ekspresi lemah), skor 4-6 (ekspresi sedang), skor 7-8 (ekspresi kuat).
Penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada tidak ada pengaruh yang signifikan dari pemberian probiotik Leuconostoc mesenteroides terhadap ekspresi IL-17 di ileum tikus putih betina galur Sprague Dawley
Kata kunci : Asma, Leuconostoc mesenteroides, IL-17, Sprague dawley
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
