NURHAIDA, HENISATAR (2021) REKONSTRUKSI REGULASI PERLINDUNGAN HUKUM PEKERJA RUMAH TANGGA DI INDONESIA BERBASIS NILAI KEADILAN. Doctoral thesis, Universitas Islam Sultan Agung.
![]() |
Text
cover.pdf |
![]() |
Text
publikasi.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
abstrak.pdf |
![]() |
Text
daftar isi.pdf |
![]() |
Text
bab 1.pdf |
![]() |
Text
bab 2.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
bab 3.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
bab 4.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
bab 5.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
bab 6.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
daftar pustaka.pdf |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebenaran bahwa Regulasi
Perlindungan Hukum Pekerja Rumah Tangga Saat Belum Berkeadilan,
Menganalisis Kelemahan- kelemahan Regulasi Perlindungan Hukum Pekerja
Rumah Tangga saat ini, serta bertujuan menemukan Rekonstruksi Regulasi
Perlindungan Hukum Pekerja Rumah Tangga di Indonesia yang berbasis Nilai
Keadilan.
Penelitian ini dilakukan dengan paradigma Konstruktivisme, menggunakan
pendekatan yuridis empiris. Metode penggumpulan data dengan cara wawancara/
interview, kuesioner dan studi pustaka. Selanjutnya data yang diperoleh dianalisis
dengan menggunakan metode diskriptif kualitatif.
Hasil penelitian menyimpulkan bahwa secara konstitusional Perlindungan
Hukum Pekerja Rumah tangga di Indonesia belum terakomodir di dalam UU No
13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan. Dengan demikian Hukum
Ketenagakerjaan pada dasarnya belum menjamin keadilan dan kepastian hukum
bagi Pekerja Rumah Tangga. Selanjutnya belum adanya legalitas perlindungan
hukum Perkerja rumah Tangga berimplikasi pada tidak terlindunginya hak- hak
dasar serta hak kodrat dan jaminan Sosial Pekerja Rumah Tangga. Perlu diadakan
Rekonstruksi Terhadap beberapa Pasal UU No 13 Tahun 2003 diantaranya Pasal 1
Butir 13 Tentang kedudukan Pekerja Rumah Tangga Sebagai pekerja, Pasal 1
Butir 15 UU No 13 Tahun 2003 Kedudukan Majikan sebagai salah satu pemberi
kerja, serta dalam rangka melindungi Pekerja Rumah Tangga dari diskriminasi,
eksploitasi dan pelecehan, maka Pasal 51 Ayat 1 UU No 13 tahun 2003 tentang
bentuk perjanjian kerja, harus tertulis.Saat ini naskah RUU yang secara khusus
mengatur Pekerja Rumah tangga telah tersusun, namun mencermati pasal- pasal
dalam RUU PRT belum mengakomodir PRT Difabel/cacat, untuk itu maka perlu
kiranya diatur mengenai kewajiban Pemberi kerja/majikan yang mempekerjakan
PRT difabel menyediakan alat bantu yang dibutuhkan karena ketidakfungsian
anggota tubuhnya. Selanjutnya perlu dipertimbangkan agar RUU PRT setelah
disyahkan akhirnya dapat dilaksanakan, pertama menginggat secara filosofi
konsep pekerja rumah tangga di Indonesia adalah didasarkan pada lacal wisdom/
kearifan lokal, kedua sosiologis, tiap daerah mempunyai pola sendiri- sendiri
dalam menggerakan kearifan lokal.
Kata Kunci: Pekerja Rumah Tangga, Perlindungan Hukum, Keadilan
Dosen Pembimbing: | Gunarto, Gunarto and Khisni, Akhmad | nidn0605036205, nidn0604085701 |
---|---|
Item Type: | Thesis (Doctoral) |
Subjects: | K Law > K Law (General) |
Divisions: | Pascasarjana > Program Doktor Ilmu Hukum |
Depositing User: | Pustakawan 5 UNISSULA |
Date Deposited: | 07 Jan 2022 07:04 |
Last Modified: | 07 Jan 2022 07:04 |
URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/21012 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |