library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

KEPASTIAN HUKUM TENTANG PELAKSANAAN PERJANJIAN KERJA ANTARA PENYEDIA JASA DAN PEMBERI KERJA TENTANG KETERLAMBATAN PEMBAYARAN PRESTASI KERJA

Detail Tugas Akhir

KEPASTIAN HUKUM TENTANG PELAKSANAAN PERJANJIAN KERJA ANTARA PENYEDIA JASA DAN PEMBERI KERJA TENTANG KETERLAMBATAN PEMBAYARAN PRESTASI KERJA

LANTEMONA, RAMON (2021) KEPASTIAN HUKUM TENTANG PELAKSANAAN PERJANJIAN KERJA ANTARA PENYEDIA JASA DAN PEMBERI KERJA TENTANG KETERLAMBATAN PEMBAYARAN PRESTASI KERJA. Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
cover.pdf
PDF
Text
publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (144kB)
PDF
Text
abstrak.pdf
PDF
Text
daftar isi.pdf
PDF
Text
bab 1.pdf
PDF
Text
bab 2.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (551kB)
PDF
Text
bab 3.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (550kB)
PDF
Text
bab 4.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (395kB)
PDF
Text
daftar pustaka.pdf

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: Untuk mengetahui kepastian hukum
tentang pelaksanaan perjanjian kerja antara penyedia jasa dan pemberi kerja
apabila terjadi keterlambatan pembayaran prestasi kerja oleh penyedia jasa dan
Untuk mengetahui penyelesaian sengketa ketika terjadi wanprestasi dalam
perjanjian kerja antara penyedia jasa dan pemberi kerja
Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa : 1) Kepastian
Hukum Tentang Pelaksanaan Perjanjian Kerja Antara Penyedia Jasa Dan Pemberi
Kerja Apabila Terjadi Keterlambatan Pembayaran Prestasi Kerja. Hadirnya
perjanjian kerja antara penyedia jasa dan pemberi kerja maka perjanjian ini pada
dasarnya menghadirkan kepastian hukum menyangkut hak dan kewajiban kedua
belah pihak salah satu point dalam pembayaran yakni adanya pembayaran prestasi
kerja, dalam hal ini pihak penyedia jasa wajib menerima pelunasan pekerjaan
yang telah mencapai 100 % atau telah selesai, ketika pihak Pemerintah Daerah
Kabupaten Konawe Selatan, Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura Dan
Perkebunan tidak melakukan pembayaran maka dinas tersebut telah wanprestasi
karena dalam perjanjian telah disepakati ketika pekerjaan telah selesai maka akan
dilakukan pelunasan. Hal ini tentunya melanggar Asas Pacta Sunt Servanda
(Perjanjian Berlaku sebagai Undang-undang) sebagaimana terdapat dalam
ketentuan Pasal 1338 ayat (1) dan ayat (2) KUHPerdata yang menyatakan “semua
perjanjian yang dibuat secara sah berlaku sebagai undang-undang bagi mereka
yang membuatnya. 2) Penyelesaian Sengketa Ketika Terjadi Wanprestasi Dalam
Perjanjian Kerja Antara Penyedia Jasa Dan Pemberi Kerja. Pada dasarnya
wanprestasi pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe Selatan, Dinas
Tanaman Pangan, Holtikultura Dan Perkebunan terhadap CV. Anugrah Jaya maka
pihak yang dirugikan dapat memilih penyelesaian sengketa melalui jalur litigasi
dan non litigasi. Adapun jalur litigasi yaitu CV. Anugrah Jaya dapat mengajukan
surat gugatan, sesuai dengan hukum Acara Perdata, sedangkan jalur non litigasi
yaitu melalui jalur Arbitrase sesuai dengan peraturan perundang-undangan, selain
itu dapat juga dilakukan melalui Penyelesaian sengketa melalui ADR seeperti
diantaranya : 1) Konsultasi, 2) Negosiasi, 3) Mediasi dan 4) Konsiliasi.

Kata Kunci : Perjanjian Kerja, Penyedia Jasa, Pemberi Kerja

Informasi Item

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints