TUDONI, AKSAN (2021) ANALISIS YURIDIS PEMBATALAN PERJANJIAN PENGIKATAN JUAL BELI OLEH AHLI WARIS DALAM HAL PIHAK PEMBELI ATAU PENJUAL MENINGGAL DUNIA DI KABUPATEN INDRAMAYU. Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

[thumbnail of cover.pdf] Text
cover.pdf

| Download (610kB)
[thumbnail of publikasi.pdf] Text
publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (444kB)
[thumbnail of abstrak.pdf] Text
abstrak.pdf

| Download (89kB)
[thumbnail of daftar isi.pdf] Text
daftar isi.pdf

| Download (176kB)
[thumbnail of bab 1.pdf] Text
bab 1.pdf

| Download (249kB)
[thumbnail of bab 2.pdf] Text
bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (416kB)
[thumbnail of bab 3.pdf] Text
bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (269kB)
[thumbnail of bab 4.pdf] Text
bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (171kB)
[thumbnail of daftar pustaka.pdf] Text
daftar pustaka.pdf

| Download (235kB)

Abstract

PPJB tanah mengandung hak dan kewajiban dari para pihak yang
membuatnya, sehingga apabila hal-hal yang telah disepakati dalam akta
pengikatan jual beli dilanggar atau tidak dipenuhi oleh para pihak yang
membuatnya maka para pihaklah yang berwenang meminta pembatalan dalam
perjanjian tersebut di depan pengadilan. Di dalam praktiknya perjanjian
pengikatan jual beli dapat dibatalkan oleh ahli waris.
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana kedudukan hukum
ahli waris dan perlindungan hukum kepada pembeli dalam hal perjanjian
pengikatan jual beli yang dilakukan oleh pewaris dibatalkan oleh ahli waris dan
bagaimana akibat hukum pembatalan perjanjian pengikatan jual beli secara
sepihak oleh ahli waris.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Yuridis
Sosiologis, spesifikasi dalam penelitian ini bersifat deskriftif analistis, data yang
digunakan adalah data primer dan data sekunder, menggunakan pengumpulan data
dengan wawancara dan studi kepustakaan, analisis data secara kualitatif,
permasalahan dianalisis dengan teori, kepastian hukum , dan Teori Kewenangan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ahli waris dapat membatalkan
jual beli tanah waris jika syarat-syarat sah jual beli tidak terpenuhi melalui
pengadilan. Ahli waris yang tidak memberikan persetujuannya dalam jual beli
tanah warisan sebagai haknya, berhak membatalkan jual beli tanah tersebut. Jika
suatu perjanjian tidak memenuhi syarat subjektif, maka perjanjian tersebut dapat
dibatalkan. Akta PPJB yang dibuat oleh notaris pada dasarnya merupakan akta
otentik yang tidak akan disengketakan apabila salah satu pihak tidak merasa
dirugikan, tetapi dengan adanya isi perjanjian di dalam PPJB, maka pembatalan
tersebut dapat timbul suatu permasalahan karena salah satu pihak merasa
dirugikan oleh pihak lainnya. Pihak penjual yang merupakan ahli waris memiliki
kewajiban untuk meneruskan perjanjian tersebut, karena para ahli waris menerima
kewajiban dari pewaris secara titel umum, dalam artian aktiva serta pasiva dari
pewaris menjadi tanggung jawab dari para ahli waris.




Kata Kunci : Perjanjian Pengikatan Jual Beli, Ahli Waris, Pembatalan Jual Beli,

Dosen Pembimbing: Purnawan, Amin and Khisni, Akhmad | nidn0606126501, nidn0604085701
Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Pascasarjana > Magister Kenotariatan
Depositing User: Pustakawan 5 UNISSULA
Date Deposited: 07 Jan 2022 06:30
Last Modified: 07 Jan 2022 06:30
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/20754

Actions (login required)

View Item View Item