library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

FLEKSIBILITAS HUKUM DALAM DIVERSI PEKARA ANAK YANG BERKONFLIK DENGAN HUKUM (ABH) Studi Kasus Di Wilayah Hukum Eks Kresidenan Cirebon

Detail Tugas Akhir

FLEKSIBILITAS HUKUM DALAM DIVERSI PEKARA ANAK YANG BERKONFLIK DENGAN HUKUM (ABH) Studi Kasus Di Wilayah Hukum Eks Kresidenan Cirebon

QOMARUDDIN, MUCHAMMAD (2020) FLEKSIBILITAS HUKUM DALAM DIVERSI PEKARA ANAK YANG BERKONFLIK DENGAN HUKUM (ABH) Studi Kasus Di Wilayah Hukum Eks Kresidenan Cirebon. Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
cover.pdf
PDF
Text
abstrak.pdf
PDF
Text
daftar isi.pdf
PDF
Text
daftar pustaka.pdf
PDF
Text
bab 1.pdf
PDF
Text
publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (497kB)
PDF
Text
bab 2.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (669kB)
PDF
Text
bab 3.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (519kB)
PDF
Text
bab 4.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (90kB)

Abstract

Diversi merupakan upaya hukum dalam menyelesaikan perkara anak di luar pengadilan. Adanya syarat ancaman pidana di bawah 7 (tujuh) tahun yang perkara anak yang dapat dilakukan diversi, di wilayah hukum Kota Cirebon upaya diversi yang berhasil disepakati dan telah ditandatangani oleh korban dan pelaku harus dibatalkan dan pelaku diproses di Pengadilan Negeri Cirebon. Rumusan Masalah: (1) Bagaimanakah fleksibilitas pelaksanaan diversi dalam perkara ABH di wilayah hukum eks kresiden Cirebon; (2) Masalah-masalah yang ada dan terjadi dalam melaksanakan diversi perkara ABH di wilayah hukum eks kresiden Cirebon. (3) Bagaimanakah solusi diversi dalam perkara ABH di masa yang akan datang ?
Tujuan penelitian: (1) Mangkaji dan menganalisis fleksibilitas pelaksanaan diversi dalam perkara ABH di wilayah hukum eks kresiden Cirebon. (2) Mangkaji dan menganalisis masalah-masalah yang ada dan terjadi dalam melaksanakan diversi perkara ABHi wilayah hukum eks kresiden Cirebon. (3) Mangkaji dan menganalisis solusi diversi dalam perkara ABH di masa yang akan datang.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dengan pendekatan yuridis sosiologis, yang bersifat deskriptif analisis, dengan menggunakan data primer dan data sekunder.
Kesimpulan: (1) Fleksibilitas pelaksanaan diversi baru bersifat tahapan, yang dapat dilakukan pada tahap penyidikan di Penyidik Anak, atau pada tahapan Penuntutan di Jaksa Anak, maupun pemeriksaan oleh Hakim Anak. (2) Masalah-masalah yang ada dan terjadi dalam melaksanakan diversi perkara ABH di wilayah hukum eks kresiden Cirebon, terkendala pembatasan minimal ancaman pidana yang boleh melakukan diversi, sekalipun pihak korban dan pelaku (ABH) telah menyepati diversi, ternyata jika ancaman pidananya lebih dari 7 (tujuh) tahun maka diversi yang sudah dibuat Berita Acaranya pun dapat dibatalkan dan diproses ke pengadilan untuk diadili. (3) Solusi diversi dalam perkara ABH di masa yang akan datang seharusnya dalam RUU KUHP yang kembali sedang diproses di Dewan Pewakilan Rakyat RI, diversi dalam perkara anak tidak dibatasi oleh ancaman pidana, karena diversi baru upaya untuk berdamai antara pelaku dan korban yang dalam pelaksanaannya belum tentu terjadi kesepakatan. Saran: (1) Perlu meningkatkan kualitas sumber daya penegak hukum anak, serta fasilitas yang dibutuhkan. (2) Segera dibentuk Pos Bapas diseluruh Kabupaten di Wilayah hukum eks Keresidenan Cirebon. (3) Diversi seharusnya dibebaskan dari syarat ancaman pidana dibawah 7 (tujuh) tahun.

Kata kunci : Fleksibilitas, Diversi, Perkara, Anak.

Informasi Item

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints