library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

PERLINDUNGAN HUKUM DAN TANGGUNG JAWAB PIDANA PEJABAT PEMBUAT AKTA TANAH (PPAT) ATAS AKTA YANG DIBUAT

Detail Tugas Akhir

PERLINDUNGAN HUKUM DAN TANGGUNG JAWAB PIDANA PEJABAT PEMBUAT AKTA TANAH (PPAT) ATAS AKTA YANG DIBUAT

NUGROHO, FAJAR FITRIO DWI (2020) PERLINDUNGAN HUKUM DAN TANGGUNG JAWAB PIDANA PEJABAT PEMBUAT AKTA TANAH (PPAT) ATAS AKTA YANG DIBUAT. Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
cover.pdf
PDF
Text
abstrak.pdf
PDF
Text
daftar isi.pdf
PDF
Text
daftar pustaka.pdf
PDF
Text
bab 1.pdf
PDF
Text
bab 2.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (422kB)
PDF
Text
publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (7MB)
PDF
Text
bab 3.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (321kB)
PDF
Text
bab 4.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (14kB)

Abstract

Pejabat Pembuat Akta Tanah merupakan pejabat umum (publik) yang berwenang untuk membuat akta otentik, sejauh pembuatan akta otentik tertentu tidak dikhususkan bagi pejabat umum lainnya. PPAT dalam menjalankan tugasya berhak mendapatkan perlindungan hukum.Selain itu dalam membuat akta harus bisa mempertanggungjawabkan secara pidana atas akta yang dibuatnya serta mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam membuat akta.

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis tanggung jawab PPAT, prinsip kehati-hatian dan perlindungnan hukum ppat atas akta yang dibuat (studi kasus Putusan Pengadilan Negeri Salatiga Putusan 43 /Pdt.G/2017/PN. Slt).

Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode yuridis sosiologis dengan spesifikasi penelitian ini menggunakan tipe diskriptif analitis. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan data primer yaitu dengan wawancara dan menggunakan data sekunder yaitu dengan cara melakukan inventarisasi terhadap buku literature, dokumen dan artikel. Teknik analisis secara kualitatif. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Perlindungan Hukum, Teori Tanggung Jawab dan Teori Penegakan Hukum.

Hasil penelitian menunjukkan PPAT bertanggung jawab atas akta yang dibuatnya, yaitu sesuai dengan aturan dan prinsip pembuatan akta serta PPAT bertanggung jawab dengan menghadiri persidangan. Berdasarkan prinsip kehati-hatian PPAT kurang hati-hati dalam membuat akta pelunasan pembayaran tanah. Berdasarkan perlindungan terhadap PPAT, PPAT berhak mendapatkan perlindungan hukum seperti rasa aman, baik secara pikiran maupun fisik dari gangguan dan berbagai ancaman dari pihak manapun.

Kata kunci:
PPAT, Tanggung Jawab PPAT, Prinsip Kehati-hatian dan Perlindungnan Hukum

Informasi Item

Item Type Thesis (Masters)
Subjects K Law > K Law (General)
Divisions Fakultas Hukum
Fakultas Hukum > Mahasiswa FH - Skripsi Ilmu Hukum
Date Deposited 11 Oct 2021 07:12
Last Modified 11 Oct 2021 07:12
URI https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/20408

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints