Purnasari, Perez Wahyu (2020) EFEK KOMBINASI PROBIOTIK DAN ZINC TERHADAP GAMBARAN HISTOLOGI USUS HALUS, KADAR GLUCAGON LIKE PEPTIDE-1, DAN GHRELIN (Studi Eksperimental pada Tikus Malnutrisi). Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

[thumbnail of cover.pdf] Text
cover.pdf

| Download (1MB)
[thumbnail of abstrak.pdf] Text
abstrak.pdf

| Download (209kB)
[thumbnail of daftar isi.pdf] Text
daftar isi.pdf

| Download (344kB)
[thumbnail of daftar pustaka.pdf] Text
daftar pustaka.pdf

| Download (343kB)
[thumbnail of lampiran.pdf] Text
lampiran.pdf

| Download (1MB)
[thumbnail of bab 1.pdf] Text
bab 1.pdf

| Download (446kB)
[thumbnail of publikasi.pdf] Text
publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (315kB)
[thumbnail of bab 2.pdf] Text
bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (1MB)
[thumbnail of bab 3.pdf] Text
bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (228kB)
[thumbnail of bab 4.pdf] Text
bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (478kB)
[thumbnail of bab 5.pdf] Text
bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (634kB)
[thumbnail of bab 6.pdf] Text
bab 6.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (205kB)

Abstract

Pendahuluan: Pemberian zinc saja dalam nutrisi tambahan belum mampu menurunkan angka malnutrisi. Pemberian kombinasi probiotik dan zinc perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk melihat efek keduanya di saluran pencernaan dengan melihat kadar hormon pengatur nafsu makan, seperti Glucagon Like Peptide-1 (GLP-1) dan ghrelin, serta perbaikan histologi usus halus pada tikus malnutrisi. Tujuan: Mengetahui efek kombinasi probiotik dan zinc terhadap gambaran histologi usus halus, kadar GLP-1 dan ghrelin pada tikus malnutrisi. Metode: Penelitian eksperimental post test only randomized control group design menggunakan 30 ekor tikus, usia 8 minggu, berat badan 150-200 g, dibagi menjadi 5 kelompok. Kelompok K(+), P.I, P.II, dan P.III diberi pakan rendah kalori selama 14 hari untuk membuat kondisi malnutrisi, kecuali K(-). Hari ke-15 sampai 28, K(+) tetap diberi pakan rendah kalori, sedangkan P.I diberi kombinasi probiotik dan zinc, P.II diberi probiotik, dan P.III diberi zinc dengan pakan standar. Preparat histologi usus halus diwarnai dengan Hematoxylin-Eosin, kadar GLP-1 dan ghrelin diukur dengan metode ELISA. Hasil: Uji post hoc menunjukkan peningkatan tinggi vili kelompok P.I berbeda signifikan dibandingkan K(+) (p=0.029). Peningkatan tebal mukosa kelompok P.I tidak berbeda signifikan dibandingkan K(+) (p=0.903). Peningkatan kadar GLP-1 pada seluruh kelompok berbeda signifikan dibandingkan K(+) (p=0.000). Penurunan kadar ghrelin pada seluruh kelompok berbeda signifikan dibandingkan K(+) (p=0.000). Kesimpulan: kombinasi probiotik dan zinc berpengaruh terhadap peningkatan tinggi vili, peningkatan kadar GLP-1, dan penurunan kadar ghrelin pada tikus malnutrisi.

Kata kunci: probiotik, zinc, malnutrisi, usus halus, GLP-1, ghrelin

Dosen Pembimbing: Nasihun, Taufiqurrachman and Siti Thomas Z., Siti Thomas Z. | UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Pascasarjana
Pascasarjana > Magister Biomedik
Depositing User: Pustakawan Reviewer UNISSULA
Date Deposited: 21 Oct 2021 07:02
Last Modified: 21 Oct 2021 07:02
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/20405

Actions (login required)

View Item View Item