Aulia, Puput Fitrotul (2020) PENDAPAT PENGHULU KANTOR URUSAN AGAMA DI KOTA SEMARANG TENTANG PERKAWINAN WANITA HAMIL DI LUAR NIKAH DENGAN PRIA YANG TIDAK MENGHAMILINYA. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

[thumbnail of Cover.pdf] Text
Cover.pdf

| Download (967kB)
[thumbnail of Daftar isi.pdf] Text
Daftar isi.pdf

| Download (115kB)
[thumbnail of Daftar pustaka.pdf] Text
Daftar pustaka.pdf

| Download (310kB)
[thumbnail of Abstraksi.pdf] Text
Abstraksi.pdf

| Download (100kB)
[thumbnail of Bab 1.pdf] Text
Bab 1.pdf

| Download (539kB)
[thumbnail of publikasi.pdf] Text
publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (632kB)
[thumbnail of Bab 2.pdf] Text
Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (466kB)
[thumbnail of Bab 3.pdf] Text
Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (495kB)
[thumbnail of Bab 4.pdf] Text
Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (423kB)
[thumbnail of Bab 5.pdf] Text
Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (212kB)

Abstract

Kawin hamil adalah kawin yang dilakukan oleh seorang perempuan yang hamil di luar nikah, baik dikawini oleh laki-laki yang menghamilinya, ataupun dikawini oleh laki-laki yang tidak menghamilinya. Dalam Kompilasi Hukum Islam, yang merupakan rujukan hukum perdata di Indonesia pada pasal 53 ayat (1) Kompilasi Hukum Islam disebutkan bahwa seorang perempuan yang hamil di luar perkawinan dapat di kawinkan dengan pria yang menghamilinya. Terdapat dua persoalan yang dikaji dalam skripsi ini, yaitu: (1). Ketentuan tentang perkawinan wanita hamil dalam hukum positif di Indonesia. (2). Pendapat penghulu Kantor Urusan Agama di Kota Semarang tentang perkawinan wanita hamil di luar nikah dengan pria yang tidak menghamilinya

Penelitian ini termasuk jenis penelitian dengan pendekatan kualitatif, yaitu penelitian yang bermaksud memahami secara langsung fenomena dan permasalahan yang terjadi melalui penelitian lapangan (field research). Jenis sumber data meliputi data primer yaitu wawancara dan data sekunder yaitu buku dan dokumen. Metode analisis data pada penelitian ini adalah menggunakan analisis deskriptif.

Dari hasil penelitian ini, dalam tinjauan yuridis, pernikahan wanita hamil dengan pria yang tidak menghamilinya dapat dikatakan tidak sah secara hukum. Namun pernikahan yang sudah terjadi tersebut tidak bisa dibatalkan, sebab menikah dengan pria yang tidak menghamili tidak termasuk alasan dalam pembatalan nikah, sebagaiman disebutkan dalam Pasal 26 dan 27 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan.
Kata Kunci: Kawin Hami

Dosen Pembimbing: Nizar, Muchamad Choirun | UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion
Divisions: Fakultas Agama Islam
Fakultas Agama Islam > Syari'ah (Ahwal Syakhshiyah)
Depositing User: Pustakawan Reviewer UNISSULA
Date Deposited: 19 Nov 2020 03:02
Last Modified: 19 Nov 2020 03:02
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/18056

Actions (login required)

View Item View Item