BIMANTORO, IRAWAN (2020) USULAN SINGLE MINUTE EXCHANGE OF DIE (SMED) DAN KONSEP 5S UNTUK MEREDUKSI WAKTU SETUP PADA MESIN WEB DAN TSK (Studi Kasus : CV. Aneka Ilmu Semarang). Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

[thumbnail of cover.pdf] Text
cover.pdf

| Download (1MB)
[thumbnail of daftar isi.pdf] Text
daftar isi.pdf

| Download (215kB)
[thumbnail of daftar pustaka.pdf] Text
daftar pustaka.pdf

| Download (205kB)
[thumbnail of abstraksi.pdf] Text
abstraksi.pdf

| Download (208kB)
[thumbnail of bab 1.pdf] Text
bab 1.pdf

| Download (657kB)
[thumbnail of publikasi.pdf] Text
publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (593kB)
[thumbnail of bab 2.pdf] Text
bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (727kB)
[thumbnail of bab 3.pdf] Text
bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (214kB)
[thumbnail of lampiran.pdf] Text
lampiran.pdf

| Download (4MB)
[thumbnail of bab 5.pdf] Text
bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (220kB)
[thumbnail of bab 4.pdf] Text
bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (937kB)

Abstract

CV. Aneka Ilmu merupakan perusahaan yang bergerak dalam industri percetakan yang
terletak di Semarang, Jawa Tengah. Perusahaan ini mampu menerima segala bentuk
pesanan buku, antara lain buku paket sekolah, lembar kerja siswa, buku saku, Al-Quran
dan permintaan custom lainnya. CV. Aneka Ilmu mempunyai berbagai macam mesin
sendiri seperti mesin plating and filming, dua buah mesin cetak WEB (Solna Distributor
dan Heidelberg Harris), mesin pemotong kertas, mesin jahit, mesin laminasi, mesin klip
kawat, mesin bending otomatis (Tokyo Shuppan Machinery) dan mesin pembungkus
plastik. Semua proses produksi mulai dari percetakan, pemotongan, penjahitan, menata,
klip kawat, pengeleman, dan membungkus dilakukan sendiri didalam perusahaan tetapi
untuk mencetak cover buku dan untuk mengantisipasi jumlah order yang berlebihan
perusahaan menerapkan subcon ke salah satu perusahaan yang ada di Semarang.
Waktu setup yang diperlukan operator pada mesin cetak WEB sekitar 46 menit (masih
berada diatas standar yang diterapkan oleh perusahaan yaitu 30 menit), sedangkan untuk
waktu setup mesin bending otomatis sekitar 41 menit (masih berada diatas standar waktu
yang diterapkan adalah 25 menit). Sedangkan proses setup dikedua mesin tersebut untuk
pergantian layout produk bisa dilakukan dua sampai empat kali per hari. Waktu setup pada
mesin cetak WEB yang diatas standar dapat mengakibatkan proses pencetakan menjadi
berkurang outputnya, dimana mesin ini mampu mencetak satu katern (kertas ukuran A0
yang di cetak dan di bagi menjadi 16 lembar kertas A5 atau sesuai ukuran kertas yang
diinginkan). Dan waktu setup yang berlebihan pada mesin bending otomatis dapat
mengakibatkan jumlah output produk jadi berkurang karena dengan aliran produksi yang
lancar maka mesin ini dapat menghasilkan 4 buku per 4 detik.
Hasil penelitian yang dilakukan menggunakan metode SMED dapat mengurangi elemen
kerja pada mesin WEB dari 38 elemen kegiatan menjadi 32 elemen kegiatan setup,
sedangkan pada mesin TSK dari 51 elemen kegiatan menjadi 34 elemen kegiatan setup.
Konsep 5S sendiri dapat mereduksi waktu setup pada mesin WEB sebesar 31,47%
sedangkan waktu setup pada mesin TSK sebesar 49,31%.
Kata Kunci : Mesin WEB, Mesin TSK, Single Minute Exchange Of Die (SMED), 5S,
Setup time.

Dosen Pembimbing: Fatmawati, Wiwik and Syakhroni, Akhmad | nidn0622107401, nidn0616037601
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Fakultas Teknologi Industri
Fakultas Teknologi Industri > Teknik Industri
Depositing User: Pustakawan Reviewer UNISSULA
Date Deposited: 16 Nov 2020 07:05
Last Modified: 16 Nov 2020 07:05
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/18017

Actions (login required)

View Item View Item