HARIYANTO, ARIF (2020) USULAN PENERAPAN LEAN MANUFACTURING DENGAN METODE VSM, WAM, VALSAT DAN RCA UNTUK MEREDUKSI WASTE DI LINI PRODUKSI (Studi Kasus : PT Maju Jaya Sarana Grafika). Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
![]() |
Text
Cover.pdf |
![]() |
Text
Daftar isi.pdf |
![]() |
Text
Daftar pustaka.pdf |
![]() |
Text
Abstraksi.pdf |
![]() |
Text
Bab 1.pdf |
![]() |
Text
publikasi.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
Lampiran.pdf |
![]() |
Text
Bab 2.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
Bab 3.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
Bab 5.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
Bab 4.pdf Restricted to Registered users only |
Abstract
PT Maju Jaya Sarana Grafika merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang
industri paper packaging. Produk yang dihasilkan berupa produk kemasan berbahan kertas seperti
kemasan obat promag, kemasan obat procold, kemasan obat woods, kemasan susu prenagen,
kemasan hansaplast dan kemasan rokok. Proses produksi PT Maju Jaya Sarana Grafika meliputi
proses cetak (printing), proses pemotongan (die cut), proses pembrodolan (manual blanking),
proses folding gluing dan terakhir proses packing. Berdasarkan pengamatan yang telah dilakukan,
lini produksi PT Maju Jaya Sarana Grafika mengalami permasalahan yaitu adanya kegiatan-
kegiatan yang tidak bernilai tambah yang masuk kedalam bentuk waste (pemborosan).
Pemborosan tersebut yaitu adanya penumpukan produk setengah jadi dari proses die cut ke proses
manual blanking yang menyebabkan terjadinya bottleneck dan lamanya waktu menunggu di
beberapa proses. Pada penelitian ini akan dilakukan penyelesaian masalah menggunakan lean
manufacturing tools yaitu value stream mapping, waste assessment model, value stream analysis
tools, failure mode and effect analysis dan root cause analysis guna mengurangi pemborosan yang
terjadi. Pada pembuatan current state mapping diketahui jumlah VA sebesar 28.676,5 detik
(39,10%), NVA sebesar 38.190 detik (52,07%) dan NNVA sebesar 6.472,3 detik (8,83%).
Kemudian hasil identifikasi waste menggunakan waste assessment model diperoleh tiga peringkat
waste terbesar sampai terkecil yaitu peringkat pertama waste defect sebesar 23,54% dan peringkat
terakhir waste inappropriate processing sebesar 5,31 %. Dari hasil pengolahan metode value
stream analysis tools dengan menggunakan tools PAM diperoleh NVA terbesar disebabkan karena
delay sebesar 52,07% atau 38.190 detik serta aktivitas transportation sebesar 4,14% atau 3.037,9
detik. Kemudian dilakukan usulan perbaikan yaitu dengan perbaikan sistem shift kerja, penerapan
keseimbangan lintasan (line balancing) dengan menggunakan metode ranked positional weight,
perbaikan sistem perawatan mesin dan rearrange layout produksi serta penambahan satu unit lift.
Setelah dilakukan perbaikan, kemudian membuat future state mapping. Rancangan future state
mapping diperoleh VA sebesar 28.676,5 detik, NVA sebesar 6.776,6 detik dan NNVA sebesar
5.578,02 detik. Dengan pembuatan future state mapping dapat diketahui terjadinya pengurangan
waktu pada NVA dan NNVA. Dari hasil pembuatan future state mapping dihasilkan nilai lead
time yang awalnya 20,4 jam menjadi 11,4 jam serta menghasilkan persentase pengurangan waktu
kegiatan non value added activity (NVA) sebesar 82,3 % dan necessary but non value added
activity (NNVA) sebesar 13,82 %.
Kata kunci : Lean manufacturing, WAM, VALSAT, RCA, Line balancing.
Dosen Pembimbing: | Khoiriyah, Nuzulia and Fatmawati, Wiwik | nidn0624057901, nidn0622107401 |
---|---|
Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
Subjects: | T Technology > T Technology (General) |
Divisions: | Fakultas Teknologi Industri Fakultas Teknologi Industri > Teknik Industri |
Depositing User: | Pustakawan Reviewer UNISSULA |
Date Deposited: | 17 Nov 2020 01:42 |
Last Modified: | 17 Nov 2020 01:42 |
URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/17999 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |