ANALISA PENGARUH TEMPERATUR DAN ARUS TERHADAP ANDONGAN PADA SALURAN TRANSMISI TEGANGAN EKSTRA TINGGI 500 KV UNGARAN-PEDAN
Berkas Tugas Akhir
Cover.pdf
Restricted to Registered users only
Daftar isi.pdf
Restricted to Registered users only
Daftar pustaka.pdf
Restricted to Registered users only
Abstraksi.pdf
Restricted to Registered users only
Bab 1.pdf
Restricted to Registered users only
publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only
Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only
Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only
Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Gangguan pada Saluran Transmisi yang diakibatkanoleh adanya tekanan mekanik dan tekanan panas yang menyebabkan andongan dan jarak aman andongan berkurang, hal ini membahayakan keselamatan makhluk hidup sekitar. Andongan ialah jarak lenturan suatu bentangan kawat penghantar antara dua tiang penyangga transmisi berdasarkan garis lurus (vertikal dan horizontal). Solusi terhadap masalah ini perlu diketahui jarak aman andongan.
Penelitian ini membahas tentang pengaruh temperatur dan arus terhadap andongan pada SUTET 500 kV. Model ditetapkan sebagai andongan yang menyambungkan 2 menara transmisi, dengan parameter yang ditentukan seperti arus, temperatur lingkungan, kecepatan angin, intensitas radiasi matahari, spesifikasi konduktor, dan jarak tower transmisi. Persamaan kesetimbangan panas pada kondisi non-stedy-state berdasarkan standar IEEE no. 738, untuk menghitung panas saluran konduktor. Metode Catenary dan Ruling Span digunakandalam perhitungan nilai tegangan tarik dan andongan. Safety Code Formula digunakan untuk menghitung jarak aman vertical suatu andongan.
Hasil perhitungan bahwa dengan nilai parameter arus sebesar 883 A, dengan radiasi matahari 427.42 W/m, suhu radiasi saluran 37.6 0C kecepatan angin 1.54 m/s diperoleh nilai andongan yaitu sebesar 17.66 m dan jarak aman andongan vertikalnya terhadap permukaan bumi yakni 6.22 m. Pengaruh perubahan andongan dan jarak aman andongan adalah perubahan arus saluran, kenaikan temperatur lingkungan tidak terlalu signifikan terhadap perubahan andongan dan jarak aman andongan. Hasil ini diperoleh unjuk kerja mekanik saluran masih dalam standar Peraturan Menteri dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia nomor 2 Tahun 2019 dan tidak berpengaruh buruk terhadap lingkungan sekitar dan saluran itu sendiri.
Kata Kunci : Temperatur Lingkungan, Arus, Jarak Aman Andongan
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
