ATIFAR, DIMAS (2020) REDUKSI HARMONISA MENGGUNAKAN FILTER PASIF ( SINGLE TUNED ) PADA GEDUNG D RUMAH SAKIT ISLAM SULTAN AGUNG SEMARANG. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
![]() |
Text
Cover.pdf |
![]() |
Text
Daftar isi.pdf |
![]() |
Text
Daftar pustaka.pdf |
![]() |
Text
Lampiran.pdf |
![]() |
Text
Abstraksi.pdf |
![]() |
Text
Bab 1.pdf |
![]() |
Text
publikasi.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
Bab 2.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
Bab 3.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
Bab 4.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
Bab 5.pdf Restricted to Registered users only |
Abstract
Penggunaan listrik dalam kapasitas besar terkadang menghadapi berbagai macam
permasalahan. Salah satu permasalahan yang terjadi yaitu harmonisa listrik. Fenomena ini
banyak ditemui di jaringan listrik, seperti pada sistem distribusi. Gedung D RSI Sultan
Agung Semarang mengoperasikan berbagai macam peralatan elektronik untuk aktifitas
medis. Oleh karena bermacam-macam peralatan elektronik yang ada, tentunya akan
menghasilkan beban listrik yang bersifat non linier. Beban yang bersifat non linier, dapat
menimbulkan gelombang harmonisa. Tingginya tingkat kandungan harmonisa yang
terdapat pada sistem tenaga listrik, dapat menyebabakan kualitas daya sistem menjadi
lebih buruk. Distorsi tampilan gelombang arus dan tegangan yang ditimbulkan akan
menjadi potensi gangguan yang serius bagi peralatan supply maupun beban listrik yang
terhubung secara bersama bila melebihi batas yang ditetapkan.
Upaya untuk meminimalisasi harmonisa pada sistem distribusi dapat dilakukan
dengan penggunaan filter harmonik. Salah satu jenis filter harmonik adalah filter pasif
single tuned. Filter pasif dipilih karena handal, sederhana, dan biayanya relatif rendah
(bila direalisasikan), serta dapat digunakan sebagai kompensasi daya reaktif. Perhitungan
parameter filter juga mempertimbangkan jumlah daya reaktif yang akan diberikan sebagai
kompensasi daya. Pengujian dilakukan dengan kondisi menggunakan nilai THD yang
terbesar. Filter dipasang pada orde 5, 7, 11,13, karena pada orde tersebut mengalami
tingkat distorsi yang tertinggi. Hasil simulasi menunjukkan bahwa filter berhasil
menurangi nilai THD arus mulai 14,32% menjadi 2,79% pada bus panel SDP, dan dari
14,28% menjadi 2,79% pada bus panel AC. Sehingga memenuhi standar IEEE 519-1992
untuk distorsi akibat harmonik.
Kata kunci : beban non linier, harmonisa, filter pasif single tuned
Dosen Pembimbing: | Gunawan, Gunawan and Utomo, Sukarno Budi | nidn0607117101, nidn0619076401 |
---|---|
Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
Subjects: | T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering |
Divisions: | Fakultas Teknologi Industri Fakultas Teknologi Industri > Teknik Elektro |
Depositing User: | Pustakawan Reviewer UNISSULA |
Date Deposited: | 06 Nov 2020 01:14 |
Last Modified: | 06 Nov 2020 01:14 |
URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/17853 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |