Rohman, Abdur (2020) PANDANGAN MASYARAKAT DI DESA TRIDONOREJO KECAMATAN BONANG KABUPATEN DEMAK TERHADAP LARANGAN PERNIKAHAN DI TAHUN DUDA. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

[thumbnail of abstrak.pdf] Text
abstrak.pdf

| Download (160kB)
[thumbnail of cover.pdf] Text
cover.pdf

| Download (1MB)
[thumbnail of daftar isi.pdf] Text
daftar isi.pdf

| Download (105kB)
[thumbnail of daftar pustaka.pdf] Text
daftar pustaka.pdf

| Download (222kB)
[thumbnail of lampiran.pdf] Text
lampiran.pdf

| Download (1MB)
[thumbnail of bab 1.pdf] Text
bab 1.pdf

| Download (418kB)
[thumbnail of publikasi.pdf] Text
publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (478kB)
[thumbnail of bab 2.pdf] Text
bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (390kB)
[thumbnail of bab 3.pdf] Text
bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (214kB)
[thumbnail of bab 4.pdf] Text
bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (531kB)
[thumbnail of bab 5.pdf] Text
bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (304kB)

Abstract

Tahun duda dalam perhitungan jawa merupakan tahun yg dimana yg bertepatan dengan 1 sura dalam satu windu yaitu 8 tahun sekali dari tahun alif sampai jim-2, ada pula yg mempercai kalo tahun duda yaitu 3 bulan dari 1 sura yaitu sura, safar, mulud. Bisa di katakan tahun duda karna ada bulan yg tidak mempunyai pasangan pasaran dalam 8 tahun tersebut. Adapun urutanya yaitu rabu wage, ahad pon, jum’at pon, selasa pahing, sabtu legi, kamis legi, senin kliwon dan jum’at wage. Tahun selasa pahing dan senin pahing itu tidak memiliki pasangan pasaran. Oleh karna itu di sebut dengan tahun duda. Dalam kepercayaan orang jawa, orang yang mempunya hajat nikah di tahun duda pernikahannya tidak akan langgeng. Seprti halnya di Desa Tridonorejo Kecamatan Bonang Kabupaten Demak terdapat kejadian yang menarik di mana mayoritas masarakat ingin mempunya hajat nikah di anjurkan tidak bertepatan dengan tahun duda dimana agar penikahanya bisa langgeng.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, melalui penelitian lapangan (field research), dilakukan di Desa Tridonorejo Kecamatan Bonang Kabupaten Demak, dimana informan dalam penelitian ini adalah pihak yang melangsungkan perkawinan hamil di luar nikah yaitu sebanyak 7 tokoh masyarakat setempat. Teknik pengumpulan data dengan wawancara mendalam. Data yang didapatkan kemudian dianalisis oleh peneliti yang dijelaskan dengan metode induktif.

Hasil penelitian menunjukan bahwa pandangan mengenai larangan pernikahan di tahun duda masih berkembang di masyarakat khususnya Di Desa Tridonorejo Kecamatan Bonang Kabupaten Demak. Hal sesuai dg hasil & analisis penelitian dimana dari 7 responden, 5 responden menyetujui adanya larangan pernikahan di tahun duda sedangkan hanya 2 responden yang tidak menyetujui larangan pernikahan di tahun duda, Namun secara kajian literatur keagamaan semua hari itu baik semua adapun larangan pernikahan di tahun duda tidak dibenarkan.
Kata Kunci: tahun Duda, Perkawinan

Dosen Pembimbing: Rozihan, Rozihan and Yasin, Yasin | nidn0625015702, nidn0620015803
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion
Divisions: Fakultas Agama Islam
Fakultas Agama Islam > Syari'ah (Ahwal Syakhshiyah)
Depositing User: Pustakawan Reviewer UNISSULA
Date Deposited: 06 Oct 2020 04:03
Last Modified: 06 Oct 2020 04:03
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/17605

Actions (login required)

View Item View Item