Rahmawati, Nadya (2019) STABILISASI TANAH LEMPUNG EKSPANSIF DENGAN PENAMBAHAN KAPUR DAN GARAM (Studi Kasus : Desa Dorolegi, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah). Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.
![]() |
Text
COVER.pdf |
![]() |
Text
ABSTRAK.pdf |
![]() |
Text
DAFTAR ISI.pdf |
![]() |
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf |
![]() |
Text
Publikasi.pdf |
![]() |
Text
BAB I.pdf |
![]() |
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only |
Abstract
Tanah merupakan dasar yang penting bagi sebuah bangunan, namun tidak semua jenis tanah baik sebagai dasar kontruksi. Seperti di Desa Dorolegi Kecamatan Godong Kabupaten Grobogan dikenal dengan tanahnya yang ekspansif sehingga bangunan yang dibangun diatasnya akan beresiko mengalami kerusakan. Untuk mencegah kerusakan bangunan ini perlu dilakukan stabilisasi tanah. Stabilisasi bertujuan untuk menurunkan resiko mengembang dan menyusutnya tanah supaya bangunan di atasnya tidak rusak. Studi penelitian ini bertujuan untuk mencari kadar maksimum campuran kapur (Ca) dan garam (NaCl) dengan prosentase campuran dengan kapur masing-masing sebesar 4%, 6%, 8%, 10% serta dengan campuran kapur yang ditambah garam sebesar 4%+2%, 6%+2%, 8%+2%, 10%+2%. Pengujian tanah yang dilakukan meliputi uji kadar air, berat jenis, analisa saringan, batas-batas konsistensi, geser langsung, proktor standar, dan konsolidasi. Hasil yang diperoleh dari pengujian di laboratorium didapat nilai IP yang sangat tinggi, sebesar 53,98%. Menurut Chen (1988) tanah dengan IP > 35% menunjukkan potensi pengembangan yang tinggi. Setelah dilakukan stabilisasi nilai IP tanah menjadi turun sebesar 6,82% pada campuran 8%+2%. Dari hasil uji geser langsung juga menunjukkan penurunan nilai kohesi tanah dari 0,45 kg/cm2 menjadi 0,407 kg/cm2 pada campuran 10% + 2%. Sedangkan hasil sudut geser dalam tanah berbanding terbalik menjadi semakin meningkat dari 13,640 menjadi 28,320 pada campuran 10%+2%. Waktu penurunan tanah juga menjadi semakin cepat yang ditunjukkan dari hasil nilai Cv tanah asli sebesar 0,017 cm2/s menjadi 0,82 cm2/s pada campuran 10% + 2%.
Kata kunci : Stabilisasi, Ekspansif, Indeks Plastisitas
Dosen Pembimbing: | Pratikso, Pratikso and Rochim, Abdul | nidn0627115501, nidn0608067601 |
---|---|
Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
Divisions: | Fakultas Teknik Fakultas Teknik > Doktoral Teknik Sipil |
Depositing User: | Pustakawan 5 UNISSULA |
Date Deposited: | 04 Mar 2020 03:51 |
Last Modified: | 04 Mar 2020 03:51 |
URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/16878 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |