Fauziana, Riska (2019) PERAN PPAT DALAM PELAKSANAAN JUAL BELI DAN PERALIHAN HAK ATAS TANAH APARTEMEN. Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

[thumbnail of cover.pdf] Text
cover.pdf

| Download (515kB)
[thumbnail of abstrak.pdf] Text
abstrak.pdf

| Download (155kB)
[thumbnail of publikasi.pdf] Text
publikasi.pdf

| Download (1MB)
[thumbnail of daftar isi.pdf] Text
daftar isi.pdf

| Download (163kB)
[thumbnail of bab I.pdf] Text
bab I.pdf

| Download (369kB)
[thumbnail of bab II.pdf] Text
bab II.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (585kB)
[thumbnail of bab III.pdf] Text
bab III.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (572kB)
[thumbnail of bab IV.pdf] Text
bab IV.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (250kB)
[thumbnail of daftar pustaka.pdf] Text
daftar pustaka.pdf

| Download (214kB)

Abstract

Tanah berfungsi sangat strategis dalam memenuhi kebutuhan negara dan rakyat yang semakin beragam dan meningkat. Dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat akan tanah sehingga muncullah apartemen ataupun rumah susun yang mana berfungsi untuk tempat tinggal. Tesis ini bertujuan untuk mengetahui : 1) peran PPAT dalam pelaksanaan jual beli dan peralihan hak Apartemen. 2) proses peralihan dan status kepemilikan hak atas tanah akibat jual beli Apartemen. 3) hambatan dan solusi yang dilakukan PPAT dalam pelaksanaan jual beli dan peralihan hak Apartemen.
Metode penelitian dalam tesis ini menggunakan pendekatan socio legal riset. Teknik pengumpulan data diperoleh dari penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan. Alat pengumpulan data adalah studi kepustakaan dan wawancara. Analisis data dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan menggunakan logika berfikir induktif-deduktif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Peran PPAT dalam pelaksanaan jual beli dan peralihan hak Apartemen adalah membuat Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) dan Akta Jual Beli (AJB) serta mengurus proses peralihan hak atas tanah apartemen sehingga muncul sertifikat hak milik atas satuan rumah susun. Hal ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah 24 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 37 Tahun 1998 Tentang Fungsi, Tugas, dan Kewajiban PPAT. 2) Proses peralihan dan status kepemilikan hak atas tanah akibat jual beli Apartemen dimulai dengan penerbitan sertifikat dimana proses penerbitan sertifikat tersebut diawali dengan pembuatan akta pemisahan terlebih dahulu kemudian akta pemisahan tersebut di daftarkan dan membuat buku tanah untuk satuan apartemen. Salinan buku tanah, salinan surat ukur atas tanah bersama, gambar daerah atas satuan rumah susun, yang kemudian dijilid menjadi satu menjadi sebuah Sertifikat Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun. Proses yang selanjutnya yaitu melakukan penandatanganan Akta Jual Beli (AJB) di hadapan notaris/PPAT, kemudian sertifikat tersebut dapat di pindah tangankan kepada pembeli. 3) Hambatan dan solusi yang dilakukan PPAT dalam pelaksanaan jual beli dan peralihan hak Apartemen yang paling sering terjadi pada saat proses jual beli apartemen salah satunya yaitu kurangnya pengetahuan pembeli akan sertifikasi apartemen dan solusi dari hambatan tersebut adalah PPAT harus memberikan edukasi kepada subjek yang hendak bertransaksi jual beli rumah susun/Apartemen dan memberitahu bahwa betapa pentingnya sebelum dilakukan transaksi jual beli tersebut harus ada pertelaan dengan adanya sertifikat laik fungsi rumah susun.
Kata Kunci: Peran PPAT, Jual Beli, Aparteme

Dosen Pembimbing: Mashdurohatun, Anis | nidn0631126401
Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum
Pascasarjana > Magister Kenotariatan
Depositing User: Pustakawan 3 UNISSULA
Date Deposited: 03 Mar 2020 08:44
Last Modified: 03 Mar 2020 08:44
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/16819

Actions (login required)

View Item View Item