library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

Akibat Hukum Penerbitan Sertifikat Hak Milik Oleh Badan Pertanahan Nasional Terhadap Jual Beli Yang Tidak Sah (Studi Kasus di Pengadilan Negeri Batang)

Detail Tugas Akhir

Akibat Hukum Penerbitan Sertifikat Hak Milik Oleh Badan Pertanahan Nasional Terhadap Jual Beli Yang Tidak Sah (Studi Kasus di Pengadilan Negeri Batang)

Aji, Ari Setyo (2019) Akibat Hukum Penerbitan Sertifikat Hak Milik Oleh Badan Pertanahan Nasional Terhadap Jual Beli Yang Tidak Sah (Studi Kasus di Pengadilan Negeri Batang). Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
cover.pdf
PDF
Text
abstrak.pdf
PDF
Text
daftar isi.pdf
PDF
Text
publikasi.pdf
PDF
Text
bab I.pdf
PDF
Text
bab II.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (517kB)
PDF
Text
bab III.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (192kB)
PDF
Text
bab IV.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (272kB)
PDF
Text
daftar pustaka.pdf

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis: 1) Faktor faktor penyebab
terjadinya ketidakabsahan jual beli tanah. 2) Posisi kasus perkara 06 / Pdt.G /
2017 / PN.Btg dan pertimbangan hukum Majelis Hakim dalam memutus perkara a
quo. 3) Akibat hukum penerbitan sertifikat hak milik oleh badan pertananahan
Nasional terhadap jual beli yang tidak sah dalam perkara perdata No.06 / Pdt.G /
20017 / PN.Btg.
Metode pendekatan dalam penelitian ini adalah yuridis sosiologis. Adapun data
yang digunakan adalah data primer dan sekunder yang diperoleh melalui
wawancara dan studi pustaka, sedangkan analisis data dilakukan Analisa
Kualitatif. Permasalahan dianalisis dengan teori kepastian hukum dan teori
perlindungan hukum.
Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan: 1) Faktor – faktor penyebab
jual beli tidak sah yaitu jual beli tidak memenuhi syarat subyektif dan syarat
objektif sebagaimana diatur dalam ketentuan pasal 1320 KUHPerdata dan jual
beli tidak memenuhi syarat materiil dan syarat formil dalam jual beli. 2)posisi
kasus dalam perkara No. 06 / Pdt.G / 2017 /PN.Btg pada pokoknya adalah bahwa
tanah waris telah dilakukan penjualan tanpa sepengetahuan dan seijin ahli waris
yang lain yang juga berhak atas tanah warus tersebut sehingga dengan dilakukan
penjualan tanah waris tersebut mengakibatkan kerugian bagi ahli waris yang lain.
3) akibat hukum penerbitan Sertikat Hak Milik oleh Badan Pertanahan Nasional
terhadap jual yang tidak sah adalah Batal demi hukum. Solusinya yaitu jual beli
harus memenuhi syarat subyektif dan syarat objektif sesuai pasal 1320
KHUPerdata serta harus memenuhi syarat formil dan syarat materiil dalam jual
beli dan Kantor Pertanahan hendaknya lebih teliti dalam melakukan proses
peralihan hak khususnya atas dasar jual beli supaya tidak menimbulkan sengketa
dikemudian hari.

Kata Kunci: Jual beli, Tanah, Tidak Sah

Informasi Item

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints