Harliyanto, Rois (2019) Penerapan Asas-Asas Hukum Asuransi Dalam Perjanjian Asuransi Kebakaran Atas Obyek Jaminan Kredit Yang Dilekatkan HakTanggungan Di PT. Asuransi Wahana Tata Kantor Cabang Semarang. Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung.
![]() |
Text
cover.pdf |
![]() |
Text
abstrak.pdf |
![]() |
Text
daftar isi.pdf |
![]() |
Text
publikasi.pdf |
![]() |
Text
bab I.pdf |
![]() |
Text
bab II.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
bab III.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
bab IV.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
daftar pustaka.pdf |
Abstract
Asuransi merupakan salah satu alternatif yang menjadi solusi atas
ketidakpastian tersebut. Sebuah perusahaan asuransi berdiri memberikan berbagai
layanan seperti perlindungan terhadap jiwa, kerusakan terhadap harta yang
dimiliki oleh nasabah atau calon nasabah asuransi. Rumusan masalah dalam
penelitian ini yaitu: penerapan asas-asas hukum asuransi dalam perjanjian
asuransi kebakaran atas obyek jaminan kredit yang dilekatkan hak tanggungan di
PT. Asuransi Wahana Tata Kantor Cabang Semarang, kelemahan-kelemahan
dalam penerapan asas-asas hukum asuransi dalam perjanjian asuransi kebakaran
atas obyek jaminan kredit yang dilekatkan hak tanggungan di PT. Asuransi
Wahana Tata Kantor Cabang Semarang, solusi atas kelemahan penerapan asasasas
hukum asuransi dalam perjanjian asuransi kebakaran atas obyek jaminan
kredit yang dilekatkan hak tanggungan di PT. Asuransi Wahana Tata Kantor
Cabang Semarang. Metode yang digunakan peneliti adalah pendekatan hukum
secara yuridis empiris dan spesifikasi dalam penelitian ini adalah termasuk
deskriptif analitis. Adapaun sumber dan jenis data dalam penelitian ini adalah
data primer yang diperoleh dari studi lapangan dengan wawancara dengan
Staff Bagian Klaim di PT Asusransi Wahana Tata Kantor Cabang Semarang. Dan
data sekunder diperoleh dari studi kepustakaan. Berdasarkan hasil dari penelitian
bahwa pada hakekatnya tidak sepenuhnya dapat diterapkan secara tegas, yaitu
hanya menyangkut asas Indemnity (Indemnitas atau Asas Keseimbangan) dan
Insurable Interest (Kepentingan Yang Dipertanggungkan) serta Utmost Good
Faith (Kejujuran Sempurna), sedangkan untuk Subrogasi (Perwalian), merupakan
hak penanggungan untuk melakukan tuntutan pada pihak ketiga yang
menimbulkan kerugian yaitu saat tertanggung telah menerima klaim ganti rugi.
Namun Subrogasi sangat jarang dilakukan, oleh karena proses pelaksanaannya
membutuhkan waktu dan biaya yang tinggi, sehingga sering kali melebihi hak
yang dapat diperoleh. Risiko dalam Pertanggungan, Harga Pertanggungan, Obyek
pertangggungan tidak disurver oleh pihak asuransi, sehingga apabila terjadi klaim
dapat mengakibatkan disputt, bermasalah karena bisa terjadi alamat obyek yang
diasuransikan tidak sesuai alamat atau lokasi yang tersebut dalam polis, Perincian
yang diasuransikan tidak lengkap. Dalam hal terjadi kerugian atau kerusakan atas
harta benda dan atau kepentingan yang dipertanggungkan, Tanggung jawab
Penanggung atas kerugian atau kerusakan terhadap harta benda yang
dipertanggungkan setinggi-tingginya adalah sebesar Harga Pertanggungan,
Perhitungan besarnya kerugian setinggi-tingginya adalah sebesar selisih antara
harga sebenarnya sesaat sebelum dengan harga sebenarnya sesaat setelah
terjadinya kerugian atau kerusakan, Nilai sisa barang yang mengalami kerusakan,
diperhitungkan untuk mengurangi jumlah ganti rugi yang dapat dibayarkan.
Kata Kunci : Penerapan, Asas Hukum, Asuransi, Perjanjian, Jaminan
Kredit, Hak Tanggungan
Dosen Pembimbing: | Sukarmi, Sukarmi and Hafidz, Jawade | UNSPECIFIED, nidn0620046701 |
---|---|
Item Type: | Thesis (Masters) |
Subjects: | K Law > K Law (General) |
Divisions: | Fakultas Hukum Pascasarjana > Magister Kenotariatan |
Depositing User: | Pustakawan 3 UNISSULA |
Date Deposited: | 27 Feb 2020 04:53 |
Last Modified: | 27 Feb 2020 04:53 |
URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/16539 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |