FIKRI, MUHAMMAD NAHJUL (2019) IMPLEMENTASI METODE PENCARI JALUR TERPENDEK PADA ROBOT PENJEJAK GARIS POLA LABIRIN. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.
![]() |
Text
COVER.pdf |
![]() |
Text
ABSTRAK.pdf |
![]() |
Text
Publikasi.pdf |
![]() |
Text
DAFTAR ISI.pdf |
![]() |
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf |
![]() |
Text
LAMPIRAN.pdf |
![]() |
Text
BAB I.pdf |
![]() |
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only |
Abstract
Maze atau labirin adalah serangkaian jalur yang rumit, dalam bidang robotika maze yang biasa digunakan adalah wall maze dan line maze. Wall maze menggunakan media dinding untuk membentuk serangkaian jalur rumit atau yang biasa disebut labirin. Adapun line maze menggunakan media garis sebagai jalurnya, Jika garis berwarna hitam makan lapangan berwarna putih atau kedua warna harus berlawanan dan tidak boleh identik. Adapun permasalahan yang timbul pada line maze adalah cara menemukan jalur terpendek dan dapat kembali keposisi start setelah menemukan garis finish.
Metode pencari jalur terpendek merupakan sebuah metode untuk menyelasaikan maze mencari jalur terpendek dan kembali keposisi start. Robot yang digunakan untuk menyeleaikan masalah ini adalah robot penjejak garis yang berbasis STM32F103C sebagai pusat kontrol.. Mikrokontroler memperoleh sinyal masukan dari sensor garis untuk dapat membedakan warna garis dan warna dasar lapangan, data tersebut menjadi acuan robot dapat berjalan mengikuti garis. Untuk menyelesaikan maze, robot penjejak garis menggunakan aturan follow kiri yang mana jika bertemu persimpangan maka akan selalu belok kiri. Robot Penjejak Garis akan tersimpang dieeprom setiap persimpangan yang dilalui dengan memberi inisial “L” belok kiri, “R” belok kanan, “F” lurus, “B” putar balik dan “F” lurus .Inisial tersebut akan menjadi acuan untuk mendapatkan jalur terpendek untuk disederhanakan dengan formula yang terdapat pada metode pencari jalur terpendek. Adapun hasil akhir dari penelitian ini adalah perbedaan waktu tempuh yang lebih cepat dengan tujuan yang sama setelah disederhanakan, robot penjejak garis memiliki tingkat akurasi 99% setelaj dilakukan 10 kali percobaan pada setiap start, hal tersebut menunjukan bahwa penelitian berhasil.
Kata kunci : Maze, Robot Penjejak garis, STM32F103C, Metode Pencari jalur terpendek
Dosen Pembimbing: | Budisusila, Eka Nuryanto and Arifin, Bustanul | nidn0619107301, nidn0614117701 |
---|---|
Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
Subjects: | T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering |
Divisions: | Fakultas Teknologi Industri Fakultas Teknologi Industri > Teknik Elektro |
Depositing User: | Pustakawan 5 UNISSULA |
Date Deposited: | 24 Feb 2020 01:42 |
Last Modified: | 24 Feb 2020 01:42 |
URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/16245 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |