SASONGKO, SULIS ARI (2019) TINJAUAN HUKUM PIDANA PADA KASUS KECELAKAAN LALU LINTAS YANG MENYEBABKAN KORBAN JIWA MENINGGAL DUNIA MENURUT UU LALU LINTAS NO. 22 TAHUN 2009 (Studi Kasus di Pengadilan Negeri Semarang) ". Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.
![]() |
Text
cover.pdf |
![]() |
Text
abstrak.pdf |
![]() |
Text
daftar isi.pdf |
![]() |
Text
publikasi.pdf |
![]() |
Text
bab I.pdf |
![]() |
Text
bab II.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
bab III.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
bab IV.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
daftar pustaka.pdf |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaturan hukum
pidana positif tentang kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan korban jiwa
meninggal dunia dan akibat pengaturan hukum pidana positif tentang kecelakaan
yang menyebabkan korban jiwa meninggal dunia menurut Undang – undang Lalu
Lintas No. 22 Tahun 2009.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis empiris yang
dimaksud pendekatan yuridis adalah suatu cara yang digunakan dalam suatu
penelitian yang mempergunakan asas-asas dan peraturan perundang-undangan
guna meninjau, melihat serta menganalisissuatu permasalahan. Sedangkan metode
empiris merupakan suatu metode penelitian hokum yang berfungsi untuk melihat
hokum dalam artian nyata dan meliputi bagaimana bekerjanya di lingkungan
masyarakat.
Dalam Putusan Nomor 811/Pid.Sus/2018/PN.Smg Jaksa Penuntut Umum
menggunakan dakwaan kumulatif yaitu kesatuan Pasal 310 ayat (4) Undang-
undang RI No.22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang
dibuktikan dalam persidangan adalah dakwaan pertama terdapat unsur-unsur
dalam dakwaan tersebut dianggap terbukti oleh Jaksa Penuntut Umum sehingga
antara perbuatan dan unsur-unsur pasal saling mencocoki. Menurut penulis
penerapan hukum materil dalam kasus tersebut sudah sesuai dengan hukum
pidana yang berlaku di Indonesia. Dalam Putusan Nomor
811/Pid.Sus/2018/PN.Smg Proses pengambilan keputusan yang dilakukan oleh
Majelis Hakim menurut pendapat penulis sudah sesuai dengan aturan Hukum
yang berlaku yaitu berdasarkan pada sekurang-kurangya dua alat bukti yang sah,
dimana dalam kasus yang diteliti Penulis, alat bukti yang digunakan hakim adalah
keterangan saksi, barang bukti, surat visum et repertum dan keterangan terdakwa.
Kata Kunci : Hukum, Kecelakaan, Undang-Undang Lalu Lintas
Dosen Pembimbing: | Hafidz, Jawade | nidn0620046701 |
---|---|
Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
Subjects: | K Law > K Law (General) |
Divisions: | Fakultas Hukum Fakultas Hukum > Ilmu Hukum |
Depositing User: | Pustakawan 3 UNISSULA |
Date Deposited: | 13 Feb 2020 05:19 |
Last Modified: | 13 Feb 2020 05:19 |
URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/15955 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |