PRATIWI, FADHILAH (2019) pelaksanaan pengadaan tanah guna pembangunan jalur ganda rel kereta api lintas Pekalongan-Semarang di Kelurahan Krobokan. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

[thumbnail of cover.pdf] Text
cover.pdf

| Download (889kB)
[thumbnail of abstrak.pdf] Text
abstrak.pdf

| Download (102kB)
[thumbnail of daftar isi.pdf] Text
daftar isi.pdf

| Download (113kB)
[thumbnail of publikasi.pdf] Text
publikasi.pdf

| Download (196kB)
[thumbnail of bab I.pdf] Text
bab I.pdf

| Download (271kB)
[thumbnail of bab II.pdf] Text
bab II.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (292kB)
[thumbnail of bab III.pdf] Text
bab III.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (226kB)
[thumbnail of bab IV.pdf] Text
bab IV.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (99kB)
[thumbnail of daftar pustaka.pdf] Text
daftar pustaka.pdf

| Download (104kB)

Abstract

Dalam pelaksanaan pembanguan kepentingan umum terutama pembangunan
jalur kereta api, tentunya dibutuhkan tanah yang tidak sedikit guna kepentingan
tersebut. Sehingga dengan demikian dibutuhkan kerjasama untuk membebaskan
tanah guna pembangunan jalur ganda rel kereta api. Dari tahap pembebasan lahan
ini ada dua hal yang harus dilakukan, yakni pembebasan lahan milik PT. Kereta
Api Indonesia sendiri dan lahan milik masyarakat (hak milik) yang terkena proyek
pembangunan jalur rel kereta api. Proyek yang akan dilaksanakan pastinya
berdampak besar bagi perekonomian negara, akan tetapi dalam proses
pembangunan ini seringkali ditemui hambatan salah satunya yaitu apabila tidak
tercapai kesepakatan antara pemilik lahan tanah dengan pihak yang membangun.
Kesepakatan yang dimaksud tidak lain berkaitan dengan biaya ganti rugi terhadap
warga yang terkena pembebasan lahan tersebut.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan yuridis
sosiologis.Penelitian ini mengambil lokasi penelitian di Kelurahan Krobokan dan
Kantor Pertanahan Kota Semarang.Adapun pengambilan data menggunakan data
primer dan data sekunder.
Dari permasalahan diatas dapat dibahas mengenai Pelaksanaan pengadaan
tanah dalam pembangunan jalur rel ganda kereta api lintas Pekalongan-Semarang
di Kelurahan Krobokan Kecamatan Semarang Barat Kota Semarang berdasarkan
Peraturan Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2007
adalah sebagai berikut Pengajuan Permohonan dan Penetapan Lokasi,
Pembentukan Panitia Pegadan Tanah (P2T), Penyuluhan atau Sosialisasi,
Pengukuran dan Penentuan Batas-Batas,Pendataan, Pengumuman Hasil Pendatan,
Musyawarah Harga dan Penetapan Bentuk Besarnya Ganti Rugi, Pembayaran
Ganti Rugi dan Pelepasan Hak.Berkaitan dalam pembangunan jalur ganda rel
kereta api lintas Pekalongan-Semarangdi Kelurahan Krobokan Kecamatan
Semarang Barat Kota Semarang yakni tidak adanya kesepakatan Pemberian ganti
rugi antara pihak PT KAI dan warga setempat dan dan warga yang menganggap
tanahnya dinilai lebih murah di bandingkan pemilik tanah lainya tanpa
memperhatikan luas tanah, bangunan serta tanaman, Adapun penyelesaian nya
yaitu diadakan pendeketan secara persuasif oleh panitia pengadaan tanah.

Kata Kunci : Tanah, Kepentingan Umum, Pengadaan Tanah

Dosen Pembimbing: Purnawan, Amin | nidn0606126501
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum
Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Pustakawan 3 UNISSULA
Date Deposited: 13 Feb 2020 05:14
Last Modified: 13 Feb 2020 05:14
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/15947

Actions (login required)

View Item View Item