library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

PERLINDUNGAN HUKUM PADA KONSUMEN TERHADAP PRODUK VAKSIN MAESLES RUBELLA (MR) YANG TIDAK BERSERTIFIKASI HALAL MAJELIS ULAMA INDONESIA (MUI)

Detail Tugas Akhir

PERLINDUNGAN HUKUM PADA KONSUMEN TERHADAP PRODUK VAKSIN MAESLES RUBELLA (MR) YANG TIDAK BERSERTIFIKASI HALAL MAJELIS ULAMA INDONESIA (MUI)

Septyani, Safira (2019) PERLINDUNGAN HUKUM PADA KONSUMEN TERHADAP PRODUK VAKSIN MAESLES RUBELLA (MR) YANG TIDAK BERSERTIFIKASI HALAL MAJELIS ULAMA INDONESIA (MUI). Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
Cover.pdf
PDF
Text
Abstrak.pdf
PDF
Text
Publikasi.pdf
PDF
Text
Daftar Isi.pdf
PDF
Text
Daftar Pustaka.pdf
PDF
Text
Lampiran.pdf
PDF
Text
Bab I.pdf
PDF
Text
Bab II.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (392kB)
PDF
Text
Bab III.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (445kB)
PDF
Text
Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (96kB)

Abstract

Sertifikasi halal adalah keterangan yang dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonsesia yang menunjukkan kehalalan sebuah produk. Penggunaan label halal sangat penting bagi konsumen dalam negeri yang mayoritas muslim. Undang-Undang Nomer 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal menjelaskan bahwa setiap produk yang akan dipasarkan di dalam negeri perlu melewati proses sertifikasi halal. Pada kenyataanya undang-undang tersebut belum berlaku positif di Indonesia karena beberapa faktor tertentu. Contohnya produk vaksin Maesles Rubella (MR) yang belum bersertifikasi halal MUI, tetapi sudah digunakan oleh konsumen dalam negeri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlindungan hukum yang diberikan oleh Undang-Undang Nomer 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan kosumen terhadap penggunaan vaksin MR yang belum bersertifikasi halal MUI selain itu untuk mengetahui hambatan apa saja yang melatarbelakangi sulitnya pemberian label halal pada sebuah produk obat-obatan dan vaksin serta solusi dari masalah tersebut. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis empiris atau yuridis sosiologis yang mana penelitian ini dilakukan dengan melakukan riset ke lapangan bukan hanya studi kepustakaan dan peraturan-peraturan tertulis lainnya. Data penelitian meliputi data primer dan data sekunder dengan teknik analisis kualitatif, menafsirkan kesimpulan dari wawancara dan studi kepustakaan dalam bentuk kalimat deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa Undang-Undang Nomer 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen telah melaksanakan tugasnya dengan baik dengan membentuk berbagai peraturan-peraturan tambahan dan badan perlindungan konsumen. Sedangkan hambatan dalam sertifikasi halal pada produk vaksin adalah sertifikasi halal bersifat voluntari (suka rela), memakan waktu, pembebanan biaya, penelitian untuk vaksin memerlukan waktu, proses pengembangan bibit vaksin tidak sebentar, bahan vaksin dari luar negeri. Solusi untuk hambatan sertifikasi halal antara lain adalah kesadaran masyarakat, masyarakat hendaknya bertanya, dan edukasi dan sosialisasi oleh badan yang berwenang.

Kata kunci: Sertifikasi Halal, Perlindungan Hukum, Vaksin

Informasi Item

Item Type Thesis (Undergraduate)
Subjects K Law > K Law (General)
Divisions Fakultas Hukum
Fakultas Hukum > Mahasiswa FH - Skripsi Ilmu Hukum
Date Deposited 28 Jan 2020 06:24
Last Modified 28 Jan 2020 06:24
URI https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/15714

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints