Shohih, Hadist (2019) TINJAUAN HUKUM REHABILITASI TERHADAP TERPIDANA NARKOTIKA. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

[thumbnail of Cover.pdf] Text
Cover.pdf

| Download (905kB)
[thumbnail of Abstrak.pdf] Text
Abstrak.pdf

| Download (747kB)
[thumbnail of Publikasi.pdf] Text
Publikasi.pdf

| Download (782kB)
[thumbnail of Daftar Isi.pdf] Text
Daftar Isi.pdf

| Download (340kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf] Text
Daftar Pustaka.pdf

| Download (679kB)
[thumbnail of Bab IV.pdf] Text
Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (572kB)
[thumbnail of Bab I.pdf] Text
Bab I.pdf

| Download (7MB)
[thumbnail of Bab II.pdf] Text
Bab II.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (5MB)
[thumbnail of Bab III.pdf] Text
Bab III.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (5MB)

Abstract

Kasus mengenai Narkotika merupakan kasus yang kerap kali terjadi. Narkotika dapat merusak mental dan kesehatan seseorang. Oleh karena itu diperlukan penyembuhan melalui rehabilitasi. Berdasarkan uraian tersebut, terdapat beberapa permasalahan yaitu: bagaimana kebijakan hukum pidana positif saat ini mengatur tentang proses rehabilitasi, kemudian bagaimana kebijakan hukum pidana yang akan datang (iusconstituendum) mengatur rehabilitasi terhadap terpidana tindak pidana narkotika. Dalam pemecahan permasalahannya penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif dan deskriptif analitis merupakan pendekatan metode yang dilakukan dengan meneliti bahan pustaka.
Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dapat diambil kesimpulan bahwa kebijakan hukum pidana positiftentang proses rehabilitasi adalah yang disebut menurut pasal 54 Undang-Undang No. 35 tahun 2009 tentang narkotika, bahwa Pecandu Narkotika dan korban penyalahgunaan Narkotika wajib menjalani rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial.Kemudian, kebijakanyang akan datang (ius constituendum) mengatur rehabilitasi terhadap te hukum pidana rpidana tindak pidana Narkotika adalah yang disebut dalam Pasal 525 RUU KUHP Tahun: 2015 yang menyatakan bahwa orang tua atau wali dari pecandu yang belum cukup umur yang tidak melapor, dipidana dengan pidana kurungan paling lama 6 (enam) bulan atau pidana denda paling banyak Kategori I dan Pecandu Narkotika yang belum cukup umur dan telah dilaporkan oleh orang tua atau walinya tidak dituntut pidana.

Kata Kunci : Rehabilitasi, Terpidana, Tindak Pidana Narkotika

Dosen Pembimbing: Maerani, Ira Alia | nidn0602057803
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum
Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Pustakawan 5 UNISSULA
Date Deposited: 24 Jan 2020 07:13
Last Modified: 24 Jan 2020 07:13
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/15515

Actions (login required)

View Item View Item