Roni, Restu Abiranda Bima (2019) TINJAUAN HUKUM TENTANG PROSPEK PENGARSIPAN PROTOKOL NOTARIS DALAM MEDIA ELEKTRONIK DAN KEKUATAN HUKUMNYA. Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung.
![]() |
Text
Cover.pdf |
![]() |
Text
Daftarisi.pdf |
![]() |
Text
Abstrak.pdf |
![]() |
Text
publikasi.pdf |
![]() |
Text
babI.pdf |
![]() |
Text
babII.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
babIII.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
babIV.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
babV.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
daftar_pustaka.pdf |
![]() |
Text
lampiran.pdf |
Abstract
Notaris sebagai pejabat umum merupakan sebuah profesi hukum yang memiliki
posisi yang sangat strategis dalam pembangunan bangsa Indonesia. Notaris
merupakan suatu pekerjaan yang memiliki keahlian khusus yang menuntut
pengetahuan luas serta tanggung jawab yang berat untuk melayani kepentingan
umum masyarakat. Notaris mempunyai beberapa kewajiban melihat Pasal 16
angka (1) huruf b UUJNP menyebutkan salah satu yang menjadi kewajiban bagi
seorang Notaris adalah membuat akta dalam bentuk Minuta Akta dan
menyimpannya sebagai bagian dari protokol Notaris, maka penulis mengambil
judul TINJAUAN HUKUM TENTANG PROSPEK PENGARSIPAN
PROTOKOL NOTARIS DALAM BENTUK ELEKTRONIK DAN
KEKUATAN HUKUMNYA.
Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode yuridis normatif yaitu
pendekatan yang dilakukan berdasarkan bahan hukum utama dengan cara
menelaah teori-teori, konsep-konsep, asas-asas hukum serta peraturan perundangundanganyang
berhubungan dengan penelitian ini, Data yang digunakan dalam
penelitian ini adalah data Sekunder dan terbagi menjadi 2 (dua) yang berupa
bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder.
Hasil penelitian ini adalah prospek pengarsipan protokol notaris dalam bentuk
elektronik dilihat dari beberapa aspek yaitu dasar hukum, peraturan-peraturan
yang mendukung, fungsi dan mekanisme pengarsipan protokol notaris dalam
media elektronik sangat efektif dan efesien untuk diimplementasikan karena
notaris dalam menjalankan kewajibannya untuk menyimpan dokumen-dokumen
tersebut menjadi aman. Kekuatan hukumnya yaitu diperlukan revisi terhadap
perundang-undangan yang terkait agar penyimpanan akta secara elektronik yang
dilakukan dengan sistem elektronik yang operasionalisasinya sesuai dengan
peraturan perundang-undangan yang berlaku memiliki kekuatan pembuktian yang
sama dengan aslinya. Dari hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan
bahwa dengan adanya ide atau wacana tentang pengalihan protokol notaris dari
konvensional yang (paper based) menjadi elektronik (digital based) maka profesi
notaris dalam menjalankan wewenang dan kewajibannya untuk menyimpan arsiparsip
dan dokumen-dokumen dalam protokol notaris tersebut akan menjadi lebih
efektif dan efisien.
Kata kunci : Notaris, pengarsipan, elektronik.
Dosen Pembimbing: | Chalim, Munsharif Abdul and Sulchan, Achmad | nidn0013095501, nidn0631035702 |
---|---|
Item Type: | Thesis (Masters) |
Subjects: | K Law > K Law (General) |
Divisions: | Fakultas Hukum Pascasarjana > Magister Kenotariatan |
Depositing User: | Pustakawan 3 UNISSULA |
Date Deposited: | 23 Jan 2020 06:54 |
Last Modified: | 23 Jan 2020 06:54 |
URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/15440 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |