FAJRIYANTI, INTAN (2019) Keabsahan Perjanjian kawin yang dibuat setelah berlangsungnya perkawinan berdasarkan hukum perkawinan di indonesia. Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

[thumbnail of Cover.pdf] Text
Cover.pdf

| Download (361kB)
[thumbnail of Daftarisi.pdf] Text
Daftarisi.pdf

| Download (116kB)
[thumbnail of Abstrak.pdf] Text
Abstrak.pdf

| Download (11kB)
[thumbnail of publikasi.pdf] Text
publikasi.pdf

| Download (76kB)
[thumbnail of babI.pdf] Text
babI.pdf

| Download (390kB)
[thumbnail of babII.pdf] Text
babII.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (319kB)
[thumbnail of babIII.pdf] Text
babIII.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (437kB)
[thumbnail of babIV.pdf] Text
babIV.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (99kB)
[thumbnail of babV.pdf] Text
babV.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (81kB)
[thumbnail of daftar_pustaka.pdf] Text
daftar_pustaka.pdf

| Download (289kB)
[thumbnail of lampiran.pdf] Text
lampiran.pdf

| Download (81kB)

Abstract

Perjanjian kawin merupakan persetujuan antara calon suami dan calon istri untuk
mengatur akibat perkawinan terhadap harta kekayaan mereka yang menyimpang dari persatuan
harta kekayaan. Semakin berkembangnya situasi dan kondisi dalam masyarakat, terutama dengan
semakin banyaknya pengaruh budaya asing masuk ke Indonesia, sedikit demi sedikit merubah
pola hidup dan pandangan masyarakat. Hal ini dikarenakan saat ini baik pihak pria maupun
wanita mampu menghasilkan harta kekayaan masing-masing sehingga perlu untuk mengatu
rmengenai pemisahan harta bersama dalam suatu perkawinan.
Penelitian bertujuan untuk mengetahui, faktor-faktor apa saja yang menyebabkan
perjanjian kawin yang dibuat setelah perkawinan, keabsahan perjanjian kawin yang dibuat
setelah perkawinan, dan akibat hokum apa yang timbul dari perjanjian kawin yang dilaksanakan
setelah perkawinan.
Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan metode Yuridis Empiris, dimana dalam
pengumpulan data yang ada dilapangan dengan cara wawancara terhadap Notaris yang terkait
dengan permasalahan yang diteliti kemudian dikaji dengan sumber hokum berupa peraturan
perundang-undangan ,kaidah hokum maupun teori ilmu hukum.
Berdasarkan hasil penelitian bahwa : (1) faktor-faktor terjadinya perjanjian kawin setelah
perkawinan, salah satu contohnya pasangan suami-istri yang suaminya bekerja di Bank yang
juga Perseroan Terbatas, yang setelah beberapa tahun bekerja karier mereka bagus dan diangkat
sebagai direksi. Untuk menghindari ha-hal yang tidak di inginkan terhadap harta bersama,
apabila perusahaan yang mereka pimpin terjadi kepailitan. Karena ada ketentuan dalam undangundang
Perseroan Terbatas yang mengharuskan Direksi mengganti kerugian Perseroan Terbatas
dengan harta kekayaan pribadinya inilah yang bias menghancurkan biduk rumah tangga jika
pasangan ini belum membuat Perjanjian Kawin, maka dibuatlah Perjanjian Kawin untuk
mengatur harta bersama mereka. Perjanjian kawin setelah perkawinan yang mereka buat dapat
disimpulkan karena ketidak tahuannya tentang perjanjian kawin, adanya resiko yang timbul
terhadap harta bersama, dan perkembangan jaman yang semakin maju. (2) Keabsahan perjanjian
kawin yang dilaksanakan setelah perkawinan kini telah diatur berdasarkan Putusan MK nomor
69/PUU-XIII/2015 yang mengesampingkan ketentuan yang ada sebelumnya pada KUHPerdata
pasal 147, Kompilasi Hukum Islam pasal 47, pasal 29 ayat 1 Undang-undang nomor 1 tahun
1974 tentang Perkawinan bahwa perjanjian kawin hanya dapat dibuat sebelum perkawinan
dilangsungkan. Kekuatan hokum mengikat pihak ketiga pada perjanjian kawin, apabila
perjanjian kawin tersebut dibuat akta notaris dan didaftarkan pada pegawai pencatat perkawinan.
(3) Akibat hukum yang timbul dalam perjanjian kawin yang dilaksanakan setelah perkawinan
yaitu akibat terhadap kedudukan antara suami dan istri, akibat terhadap harta benda, dan pihak
ketiga.

Kata Kunci :Perjanjian, Perjanjian Kawin, Hukum Perkawinan

Dosen Pembimbing: Chalim, Munsharif Abdul and Mashdurohatun, Anis | nidn0013095501, nidn0631126401
Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum
Pascasarjana > Magister Kenotariatan
Depositing User: Pustakawan 3 UNISSULA
Date Deposited: 22 Jan 2020 08:11
Last Modified: 22 Jan 2020 08:11
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/15332

Actions (login required)

View Item View Item