Putra, Rudiana Eka Pramana (2019) Traffic Accident Analysis Di Dalam Proses Pembuktian Kecelakaan Lalu Lintas Berdasarkan Undang – Undang No. 22 Tahun 2009. Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung.
![]() |
Text
Cover.pdf |
![]() |
Text
Daftarisi.pdf |
![]() |
Text
Abstrak.pdf |
![]() |
Text
publikasi.pdf |
![]() |
Text
babI.pdf |
![]() |
Text
babII.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
babIII.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
babIV.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
daftar_pustaka.pdf |
Abstract
Berkembangnya kemajuan di bidang teknologi informasi dan telekomunikasi,
berkembang pula teori dan praktik-praktik penggunaan alat bukti di luar dari yang
telah ditentukan dalam hukum acara di Indonesia. Hal ini menimbulkan permasalahan
ketika alat bukti yang berkembang saat ini belum diakui oleh pengadilan untuk diakui
sebagai alat bukti yang sah, sementara itu, peraturan yang lama tidak segera
diganti/diperbarui.
Mencermati permasalahan tersebut, maka diangkat dalam sebuah judul
“Traffic Accident Analysis di dalam prosses pembuktian kecelakaan lalu lintas
berdasarkan Undang-Undang No. 22 Tahun 2009”.
Permasalahan tersebut menjadi fokus kajian yang selanjutnya dapat diperinci
menjadi beberapa pertanyaan penelitian, yaitu 1) Bagaimanakah metode traffic
accident analysis di dalam proses pembuktian kecelakaan lalu lintas berdasarkan
Undang-Undang No. 22 Tahun 2009?; ; dan 2) Hambatan dan solusi apa saja pada
metode traffic accident analysis di dalam proses pembuktian kecelakaan lalu lintas
berdasarkan Undang-Undang No. 22 Tahun 2009?
Penelitian ini untuk mengetahui Traffic Accident Analysis di Dalam Prosses
Pembktian Kecelakaan Lalu Lintas Berdasarkan Undang-Undang No. 22 Tahun 2009.
Metode pendekatan dalam penelitian hukum ini adalah pendekatan yuridis
normatif. Teknik pengumpulan data menggunakan bahan hukum primer dan bahan
hukum sekunder. Data dianalisis menggunakan metode analisis normatif kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan 1) Metode Traffic Accident Analysis di dalam
proses pembuktian kecelakaan lalu lintas berdasarkan Undang-Undang No. 22 Tahun
2009 memiliki kelemahan, meliputi ruang lalu lintas, terminal, dan perlengkapan
jalan yang meliputi marka, rambu, alat pemberi isyarat lalu lintas, alat pengendali dan
pengaman pengguna jalan, alat pengawasan dan pengamanan jalan, serta fasilitas
pendukung; 2) Hambatan pada Metode Traffic Accident Analysis di dalam proses
pembuktian kecelakaan lalu lintas adalah pengaturan oleh anggota yang tidak
terkendali dan tidak mempunyai keterampilan dasar teknik pengaturan lalu lintas dan
motifnya ekonomi semata, maka banyak ditemui hal-hal yang justru bisa
menyebabkan kemacetan lalu lintas dan kriminal. Disiplin masyarakat pengguna jalan
raya masih sangat rendah, penerapan sanksi denda atas pelanggaran lalu lintas yang
masih jauh lebih rendah dari denda maksimal sebagaimana ditetapkan dalam
perundang-undangan. Sistem pelayanan penumpang angkutan umum yang diberi
peluang untuk mengangkut melebihi kapasitas.
Kata Kunci: traffic accident analysis, pembuktian
Dosen Pembimbing: | Khisni, Akhmad and Chalim, Munsharif Abdul | nidn0604085701, nidn0013095501 |
---|---|
Item Type: | Thesis (Masters) |
Subjects: | K Law > K Law (General) |
Divisions: | Fakultas Hukum Pascasarjana > Magister Ilmu Hukum |
Depositing User: | Pustakawan 3 UNISSULA |
Date Deposited: | 22 Jan 2020 06:50 |
Last Modified: | 22 Jan 2020 06:50 |
URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/15208 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |