PUTRA, RIFKI ADY and SETIAWAN, RIKO BUDI (2019) Analisis Perbandingan Biaya Konstruksi Jalan Aspal ( Flexible Pavement ) Dengan Jalan Rigid ( Rigid Pavment ) Kategori Kelas 1 Jalan Balamoa - Kemantran kabupaten Tegal. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

[thumbnail of Cover.pdf] Text
Cover.pdf

| Download (814kB)
[thumbnail of Daftar Isi.pdf] Text
Daftar Isi.pdf

| Download (101kB)
[thumbnail of Abstrak.pdf] Text
Abstrak.pdf

| Download (158kB)
[thumbnail of Publikasi.pdf] Text
Publikasi.pdf

| Download (15kB)
[thumbnail of Bab I.pdf] Text
Bab I.pdf

| Download (186kB)
[thumbnail of Bab II.pdf] Text
Bab II.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (801kB)
[thumbnail of Bab III.pdf] Text
Bab III.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (261kB)
[thumbnail of Bab IV.pdf] Text
Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (2MB)
[thumbnail of Bab V.pdf] Text
Bab V.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (157kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf] Text
Daftar Pustaka.pdf

| Download (156kB)
[thumbnail of Lampiran.pdf] Text
Lampiran.pdf

| Download (821kB)
[thumbnail of Publikasi.pdf] Text
Publikasi.pdf

| Download (17kB)

Abstract

Jalan dalam konteks sistem transportasi, jalan adalah prasarana yang difungsikan sebagai wadah dimana lalu lintas orang, barang atau kendaraan dapat bergerak dari titik asal menuju titik tujuan. Jika demikian, fungsi nyata dari jalan adalah tempat lalu lintas. Jalan Balamoa - kemantrian Kabupaten Tegal dibangun dengan tujuan sebagai jalan alternatif untuk mengatasi volume lalu lintas yang semakin meningkat tiap tahunya. Selain itu kegiatan lalu lintas didominasi kendaraan besar mengingat merupakan jalan utama pantura penghubung antar kota. Kontruksi jalan Aspal atau disebut juga perkerasan fleksibel merupakan perkerasan yang menggunakan aspal sebagai bahan ikat pada lapisan permukaan dan atau lapisan pondasi atas atau ATP (asphalt treated base). Kontruksi jalan Beton merupakan perkerasan yang menggunakan semen sebagai bahan ikat sehingga tinggkat kekakuan yang relatif cukup tinggi khususnya bila dibandingkan dengan perkerasan
Penelitian ini akan membandingkan ke dua kontruksi perkerasan dari segi biaya, dan metode pelaksanaan. Aspek biaya merupakan salah satu hal yang mempengaruhi pelaksanaan proyek kontruksi jalan. Oleh sebab itu perlu adanya perencanaan biaya yang baik agar tidak terjadi pemborosan. Untuk metode tebal lapis perkerasan lentur menggunakan metode Komponen dan untuk metode tebal perkerasan kaku menggunakan metode Bina Marga. Hasil analisis biaya masing – masing kontruksi diatas untuk lapis perkerasan kaku sebesar Rp17.881.017.703,36 dan untuk lapis perkerasan lentur sebesar Rp11.618.934.538,76. Dengan perbedaan biaya sebesar Rp626.208.316.460

Kata Kunci: Perbandingan Biaya, Kontruksi Jalan Aspal, Kontruksi Jalan Beton

Dosen Pembimbing: Mudiyono, Rachmat and Adhy, Djoko Susilo | nidn0605016802, nidn'0610115301
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Fakultas Teknik
Fakultas Teknik > Teknik Sipil
Depositing User: Pustakawan 3 UNISSULA
Date Deposited: 15 Jan 2020 06:40
Last Modified: 15 Jan 2020 06:40
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/14816

Actions (login required)

View Item View Item