HUBUNGAN MEKANISME KOPING DENGAN PERILAKU AGRESIF REMAJA DI SMK DEMAK
Berkas Tugas Akhir
Bab II.pdf
Restricted to Registered users only
Bab III.pdf
Restricted to Registered users only
Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only
Bab V.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Latar Belakang : (BPS) Badan Pusat Statistik 2016 tercatat kenakalan dan kriminal secara nasional untuk kejadian kejahatan terhadap selama periode 2011–2015 berfluktuasi dengan kecenderungan meningkat. Timbulnya perilaku perilaku agresif pada remaja bisa terjadi karena berbagai faktor. Faktor perilaku agresif disebabkan dari faktor biologis, faktor belajar social, faktor lingkungan, dan faktor amarah. Dari beberapa kajian mengenai perilaku agresif remaja berupa sebuah tindakan agresif verbal dan nonverbal sehingga menimbulkan bahaya yang cukup ekstrim hingga dapat menyebabkan kematian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan mekanisme koping dengan perilaku agresif remaja di SMK Demak. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian deskripsif komparatif dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Jumlah responden 91 siswa dengan tehnik Total Sampling.
Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebanyak 42 dari 49 siswa (53,8%) menggunakan mekanisme koping, sebanyak 43 dari 48 siswa (52,7%) berperilaku agrsif. Kesimpulan dan Saran : Ada hubungan mekanisme koping dengan perilaku agresif remaja di SMK Demak (P value <0,000) menggunakan uji chi square. Berdasarkan hasil penelitian disarankan untuk berperilaku tidak agresif sehingga dapat menjadikan susana yang sejahtera,aman dan nyaman dalam lingkungan keluarga, masyarakat dan sekolah.
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
