INDRA NUGRAHA, DIKA (2018) Perhitungan Tiang Pancang menggunakan Metode Converse-Labarreformula ( AASHO ) Metode Los Angeles Group, Metode Seiler-Keeny ( Pada Proyek Pelebaran Jembatan Gadu,Tayu,Pati ). Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

[thumbnail of Cover.pdf] Text
Cover.pdf

| Download (1MB)
[thumbnail of Abstrak.pdf] Text
Abstrak.pdf

| Download (208kB)
[thumbnail of Publikasi.pdf] Text
Publikasi.pdf

| Download (255kB)
[thumbnail of Daftar Isi.pdf] Text
Daftar Isi.pdf

| Download (397kB)
[thumbnail of Bab I.pdf] Text
Bab I.pdf

| Download (162kB)
[thumbnail of Bab II.pdf] Text
Bab II.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (845kB)
[thumbnail of Bab III.pdf] Text
Bab III.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (168kB)
[thumbnail of Bab IV.pdf] Text
Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (522kB)
[thumbnail of Bab V.pdf] Text
Bab V.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (200kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf] Text
Daftar Pustaka.pdf

| Download (130kB)
[thumbnail of Lampiran.pdf] Text
Lampiran.pdf

| Download (1MB)

Abstract

Jembatan berperan penting dalam aktivitas sehari – hari, sehingga perlu adanya perhatian khusus dalam pembangunan dan perawatannya. Pada jembatan Gadu, Tayu, Pati sebelumnya masih menggunakan pondasi pasangan batu kali, pada pondasi tersebut memiliki kelemahan kekuatan yang kurang jika dilewati kendaraan besar dalam jangka waktu yang lama, maka perlu dilakukan pelebaran jembatan menggunakan tipe pondasi tiang pancang yang memiliki kekuatan dalam menahan beban yang lebih berat. Jembatan tersebut menggunakan pondasi tiang pancang mini pile dengan panjang 6 meter. Mini pile system adalah suatu metode pemancangan pondasi tiang dengan menggunakan mekanisme Indirect Hydraulic Jacking Technology, dimana sistem ini telah mendapatkan hak paten dari United States, United Kingdom dan New Zealand.
Tiang pancang ini dihitung berdasarkan data sondir yang diperoleh di lapangan, perhitungannya menggunakan tiga metode, yaitu: Metode Converse – Labarre Formula (AASHO), Metode Los Angeles Group, Metode Seiler-Keeny,
Dari ketiga metode tersebut yang paling kuat menggunakan metode Converse- labarre Formula (AASHO) didapatkan hasil untuk daya dukung kelompok tiang sebesar
= 121,199 dan daya dukung setiap tiang dalam kapasitas kelompok di dapatkan hasil

13,466 ton. Jadi berdasarkan hasil tersebut di dapatkan daya dukung tiang yang lebih kuat sehingga lebih tepat di gunakan untuk tanah yang bersifat ekspansif dan di lewati kendaraan dengan tonase atau beban yang berat.

Kata kunci : Pondasi, mini pile, Metode Converse-Labarre Formula (AASHAO)

Dosen Pembimbing: Susilo Adhy, Djoko and Mudiyono, Rachmat | nidn0610115301, nidn0605016802
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Fakultas Teknik
Fakultas Teknik > Teknik Sipil
Depositing User: Pustakawan 3 UNISSULA
Date Deposited: 08 Jan 2020 07:31
Last Modified: 08 Jan 2020 07:31
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/14513

Actions (login required)

View Item View Item