PRAMANA, DEDE RIZKY (2019) PENGARUH AIR KELAPA MUDA (Cocos nucifera L.) TERHADAP KADAR HEMATOKRIT DARAH Studi Eksperimental pada Tikus Jantan Galur Wistar (Rattus norvegicus) yang diinduksi Plumbum (Pb). Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

Text
Cover.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (1MB)
Text
Abstrak.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (351kB)
Text
Daftarisi.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (460kB)
Text
pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (502kB)
Text
babI.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (514kB)
Text
babII.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (917kB)
Text
babIII.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (730kB)
Text
babIV.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (548kB)
Text
babV.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (185kB)
Text
daftar_pustaka.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (486kB)
Text
lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (1MB)

Abstract

Air Kelapa Muda (Cocos nucifera L.) memiliki kandungan bahan aktif yang bermanfaat sebagai antioksidan seperti vitamin C, L-Arginine dan Mineral (Cu, Zn. Mn). Diketahui bahwa antioksidan berkhasiat dalam berbagai penyakit, terutama dalam mencegah meningkatnya radikal bebas yang mampu merusak berbagai sel tubuh, salah satunya hematopoetic stem cell yang mengakibatkan menurunnya kadar hematokrit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian air kelapa muda terhadap kadar hematokrit yang diinduksi plumbum.
Uji normalitas menggunakan uji shapiro wilk dan uji homogenitas berdasarkan pada levene statistic. Penelitian eksperimental dengan rancangan post test only control group design ini menggunakan 18 ekor tikus putih jantan galur wistar dibagi dalam 3 kelompok secara random. KI (pakan dan aquadest), KII (pakan dan plumbum), KIII (pakan, plumbum, dan air kelapa muda). Total penelitian selama 4 minggu. Setelah itu diambil sampel darah tikus di vena ophtalmicus, lalu darah dianalisis menggunakan Hematology Analyzer untuk menentukan kadar hematokrit.
Hasil rerata kadar hematokrit yaitu KI: (47,5 + 1,76 %), KII: (24,5 + 0,54 %), KIII: (44,83 + 2,31 %). Hasil uji Kruskal-Wallis diperoleh nilai p=0,001 (p<0,05) menunjukkan terdapat minimal dua kelompok mempunyai perbedaan rerata kadar hematokrit secara bermakna. Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang bermakna antara kelompok II dan kelompok III.
Penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian air kelapa muda (Cocos nucifera L.) dosis 8 mL/200gBB/hari berpengaruh terhadap kadar hematokrit.

Kata kunci : air kelapa muda, kadar hematokrit, plumbum, vitamin C, L-Arginine, Mineral (Cu, Zn, Mn).

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran
Fakultas Kedokteran > Mahasiswa FK - Skripsi Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter
Date Deposited: 02 Jan 2020 06:22
Last Modified: 02 Jan 2020 06:22
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/14352

Actions (login required)

View Item
View Item