NOVIANTY, RIZKY (2019) PENGARUH PEMBERIAN IRIGASI HIDUNG PADA TERAPI KOMBINASI ANTIHISTAMIN DEKONGESTAN TERHADAP JUMLAH EOSINOFIL PENDERITA RHINITIS ALERGI. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

Text
Abstrak.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (13kB)
Text
Cover.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (1MB)
Text
Daftarisi.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (1MB)
Text
publikasi.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (1MB)
Text
babI.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (1MB)
Text
babII.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (1MB)
Text
babIII.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (1MB)
Text
babIV.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (1MB)
Text
babV.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (1MB)
Text
daftar_pustaka.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (1MB)
Text
lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (1MB)

Abstract

Rhinitis alergi adalah peradangan pada mukosa hidung yang disebabkan paparan alergen dengan mediasi IgE . Peradangan kronik pada rhinitis alergi diperantarai oleh eosinofil. Terapi tambahan irigasi hidung dengan terbukti dapat menurunkan jumlah eosinofil mukosa hidung. Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui pengaruh pemberian terapi tambahan irigasi hidung pada terapi kombinasi antihistamin dekongestan dalam menurunkan jumlah eosinofil penderita rhintis alergi.
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan rancangan post test only control group design. Sampel dibagi menjadi 2 kelompok perlakuan secara simple random sampling, tiap kelompok 15 sampel. Kelompok perlakuan I diberikan kombinasi irigasi hidung, antihistamin dan dekongestan, sedangkan kelompok perlakuan II diberikan antiistamin dan dekongestan. Data kemudian diuji menggunakan uji non Parametrik, Mann-Whitney.
Hasil rerata jumlah eosinofil kelompok perlakuan I adalah 0,13 ± 0,352, sedangkan hasil rerata jumlah eosinofil pada kelompok perlakuan II adalah 0,60 ± 0,737. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney, didapatkan hasil perbedaan pengaruh yang bermakna (p<0,05) antara kelompok perlakuan I dan kelompok perlakuan II.
Terapi irigasi hidung terbukti efektif digunakan sebagai terapi tambahan pada terapi kombinasi antihistamin dekongestan dalam menurunkan jumlah eosinofil penderita rhinitis alergi.

Kata kunci : rhinitis alergi, irigasi hidung, eosinofil

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran
Fakultas Kedokteran > Mahasiswa FK - Skripsi Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter
Date Deposited: 23 Dec 2019 07:15
Last Modified: 23 Dec 2019 07:15
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/14192

Actions (login required)

View Item
View Item