KHASANAH, MIFTAKHUL (2018) PENERAPAN BLADDER TRAINING UNTUK MENCEGAH RESIKO INKONTINENSIA URINE PADA PASIEN POST URETEROLITOTOMI. Diploma thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

[thumbnail of Cover.pdf] Text
Cover.pdf

| Download (550kB)
[thumbnail of Abstrak.pdf] Text
Abstrak.pdf

| Download (91kB)
[thumbnail of Daftar Isi.pdf] Text
Daftar Isi.pdf

| Download (326kB)
[thumbnail of Publikasi.pdf] Text
Publikasi.pdf

| Download (267kB)
[thumbnail of Bab I.pdf] Text
Bab I.pdf

| Download (97kB)
[thumbnail of Bab II.pdf] Text
Bab II.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (131kB)
[thumbnail of Bab III.pdf] Text
Bab III.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (91kB)
[thumbnail of Bab IV.pdf] Text
Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (226kB)
[thumbnail of Bab V.pdf] Text
Bab V.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (88kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf] Text
Daftar Pustaka.pdf

| Download (90kB)
[thumbnail of Lampiran.pdf] Text
Lampiran.pdf

| Download (1MB)

Abstract

Latar belakang: Salahsatu penanganan penyakit batu ureter yaitu dengan operasi pembedahan uretrolitotomi. Sebelum dilakukan tindakan pembedahan pasien dilakukan tindakan pemasangan kateter,pasien yang terpasang kateter beresiko terjadi inkontinensia urine. Salah satu penatalaksanaan untuk mengatasi resiko inkontinensia urine dapat dilakukan secara non farmakologi yaitu berupa bladder training.
Tujuan: Menggambarkan asuhan keperawatan dengan penerapan bladder training untuk mencegah resiko inkontinensia urine pada pasien post uretrolitotomi yang terpasang kateter.
Metode: Descriptive study dengan desain case study. Pengumpulan data dilakukan secara autoanamnesa dan alloanamnesa. Analisis dan penyajian data secara tekstular/narasi yang disertai dengan cuplikan ungkapan verbal dari subyek studi kassus yang merupakan data pendukungnya.
Hasil: Pada asuhan keperawatan pasien dengan post uretrolitotomi yang mengalami resiko inkontinensia. Tanda inkontinensia yang dialami pasien yaitu, pasien mengatakan urine keluar sendiri tanpa merasakan ingin berkemih.rancana keperawatan dengan menggunakan teknik non farmakologi bladder training. Diimplimentasikan selama 3x24 jam. Evaluasi pasien mengatakan sudah bisa menahan untuk berkemih setelah dilakukan tindakan bladder training.
Kesimpulan: Bladder training efektif untuk mencegah inkontinensia urine pada pasien post uretrolitotomi yang terpasang kateter.

Kata kunci :inkontinensia urine, Bladder Training, ureterolitotomi.

Dosen Pembimbing: Abdurrouf, Muh. | nidn0605057902
Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Fakultas Ilmu Keperawatan
Fakultas Ilmu Keperawatan > D3 Keperawatan
Depositing User: Pustakawan Reviewer UNISSULA
Date Deposited: 28 Nov 2019 06:39
Last Modified: 28 Nov 2019 06:39
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/13760

Actions (login required)

View Item View Item