SOEMEDYO, SOEMEDYO (2018) PENERAPAN EXHAUST GAS BOILER SEBAGAI PENGGERAK TURBO GENERATOR BERKAPASITAS 800 KW UNTUK EFISIENSI BBM DI KAPAL TANKER. Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

[thumbnail of Cover.pdf] Text
Cover.pdf

| Download (728kB)
[thumbnail of Abstrak.pdf] Text
Abstrak.pdf

| Download (10kB)
[thumbnail of Publikasi.pdf] Text
Publikasi.pdf

| Download (289kB)
[thumbnail of Daftar Isi.pdf] Text
Daftar Isi.pdf

| Download (83kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf] Text
Daftar Pustaka.pdf

| Download (75kB)
[thumbnail of Lampiran.pdf] Text
Lampiran.pdf

| Download (337kB)
[thumbnail of Bab I.pdf] Text
Bab I.pdf

| Download (101kB)
[thumbnail of Bab II.pdf] Text
Bab II.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (863kB)
[thumbnail of Bab III.pdf] Text
Bab III.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (311kB)
[thumbnail of Bab IV.pdf] Text
Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (217kB)
[thumbnail of Bab V.pdf] Text
Bab V.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (79kB)

Abstract

Upaya penghematan pemakaian bahan bakar pada kapal tangker mutlak dilakukan sebab dalam pelayaran selalu menghadapi gelombang dan arus yang menghambat laju kecepatan kapal sehingga waktu pelayaran menjadi lebih lama. Apabila hal ini terjadi maka pemakaian bahan bakar kapal akan meningkat dan terjadi pemborosan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa penghematan bahan bakar pada kapal tangker sebagai kapal suplay minyak untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar dalam negeri. Penghematan dilakukan dengan memanfaatkan energi panas gas buang mesin induk penggerak kapal sebagai pembangkit uap pada exhaust gas boiler (EGB). Proses produksi uap berlangsung pada saat kapal dalam kondisi berlayar dimana mesin induk telah mencapai putaran maksimal. Exhaust gass boiler bekerja memproduksi uap bertekanan 16,5 bar dipergunakan sebagai penggerak turbo generator menggantikan fungsi mesin bantu (auxiliary engine) bekerja sebagai pembangkit tenaga listrik selama kapal dalam pelayaran. Guna menjamin kondisi system produksi uap tetap normal pada tekanan kerja sehimgga sistem kerja turbo generator tetap stabil untuk itu exhaust gas boiler dilengkapi peralatan otomatic baik pada sistem suplai air pengisi maupun sistem penyalaan burner auxiliary boiler. Dengan demikian selama kapal dalam pelayaran semua kebutuhan tenaga listrik dibebankan pada turbo generator, sehingga secara praktis dengan penerapan system ini dihasilkan penghematan pemakaian bahan bakar kapal jenis MFO / MDO mencapai 11,2% pada setiap pelayaran.

Kata kunci : Tanker ship, ketel gas buang, turbo generator, efisiensi bahan bakar.

Dosen Pembimbing: Haddin, Muhammad | nidn0618066301
Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering
Divisions: Pascasarjana
Pascasarjana > Magister Teknik elektro
Depositing User: Pustakawan 5 UNISSULA
Date Deposited: 28 Nov 2019 06:55
Last Modified: 28 Nov 2019 06:55
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/13711

Actions (login required)

View Item View Item