Ainun Najib, Imha (2018) INTERELASI NILAI ISLAM DAN PERADABAN JAWA DALAM ARSITEKTUR MASJID AGUNG KAUMAN SEMARANG. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

Text
Cover.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (663kB)
Text
Abstrak.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (73kB)
Text
Pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (242kB)
Text
Daftarisi.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (31kB)
Text
BabI.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (205kB)
Text
BabII.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (328kB)
Text
BabIII.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (486kB)
Text
BabIV.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (160kB)
Text
BabV.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (90kB)
Text
Daftar_pustaka.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (93kB)
Text
Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (858kB)

Abstract

Secara Geografis letak Masjid Agung kauman Semarang cukup strategis untuk tempat beribadah umat muslim dan kegiatan keagamaan, tempatnya berada di tengah-tengah keramaian kota Semarang, dan Masjid Agung kauman Semarang terletak di Jl. Alon-alon barat 11 Semarang Tanah wakaf 6734 Ha. Batas- batas area Masjid Agung Kauman Semarang adalah sebagai berikut: a). Di sebelah barat terdapat gedung sekolahan SD Islam Sultan Agung 01-03, b). Di sebelah utara terdapat gedung pertokoan dan Hotel Metro, c). Di sebelah timur terdapat pasar Johar dan Ya’ik permai dan toko-toko, d). Di sebelah selatan terdapat pertokoan dan jalan kauman dan toko Toha Putra serta toko lain-lain.
Menurut inskripsi bahasa dan berhuruf jawa, arab, belanda, yang terpatri di batu marmer tembok bagian dalam gerbang masuk, Masjid ini dibangun pada tahun 1170H/ 1749M. inskripsi tersebut bertuliskan “pemut kala penjenengane kanjeng tuwan nicolas harting hedelir gopennar serta sarta direktur hing tanah jawi gennipun kangjeng kiyahi dipati Suro Hadimenggolo hayasa sahega dadosse Masjid punika kala hijrat 1770 H” artinya “tanda peringatan ketika kanjeng tuan nicoolas haritgh, gubernur serta direktur tanah jawa pada saat kanjeng kyai Adipati Suro Hadimenggolo membangun hingga jadinya masjid ini tahun 1770 H.
Penelitian ini mengunakan metode kualitatif deskriptif. Sedangkan pendekatan yang dipilih yaitu pendekatan Historis. Tujuan penulisan ini guna mengungkap interelasi nilai Islam-Jawa dalam arsitektur Masjid Agung Kauman Semarang. Setelah dilakukanya observasi, wawancara hasil penelitian menunjukan bahwa adanya interelasi nilai arsitektur Islam dan peradaban Jawa pada seni arsitektur pembangunan Masjid Agung Kauman Semarang yaitu pada ruang utama masjid, mihrab, serambi masjid, pondasi bangunan, pintu, mimbar, bedug serta ornamen yang terdapat pada masjid.

Kata Kunci : Masjid Agung kauman Semarang, Interelasi nilai Islam dan Peradaban Jawa, Seni arsitektur

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion
Divisions: Fakultas Agama Islam
Fakultas Agama Islam > Mahasiswa FAI - Skripsi Sejarah dan Kebudayaan Islam
Date Deposited: 21 Nov 2019 01:53
Last Modified: 21 Nov 2019 01:53
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/13588

Actions (login required)

View Item
View Item