ULFA, SITI KHOIRUN NASIKAH KARIMATUL (2018) PENERAPAN CRITICAL CHAIN PROJECT MANAGEMENT UNTUK MENGATASI MASALAH KETERBATASAN RESOURCES (Studi Kasus: Proyek Pengeboran Batuan Quarry di CV. Sahla Eterna Tracons). Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.
![]() |
Text
Cover.pdf |
![]() |
Text
Abstrak.pdf |
![]() |
Text
Daftar Isi.pdf |
![]() |
Text
Publikasi.pdf |
![]() |
Text
Bab I.pdf |
![]() |
Text
Bab II.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
Bab III.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
Bab V.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
Bab IV.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
Daftar Pustaka.pdf |
![]() |
Text
Lampiran.pdf |
Abstract
Perusahaan jasa konstruksi perlu melakukan peningkatan kemampuan perusahaan untuk dapat bersaing di era globalisasi sekarang ini. Perusahaan jasa konstruksi perlu menyusun perencanaan dengan menerapkan konsep manajemen proyek dalam setiap pengerjaan proyek. CV. Sahla Eterna Tracons atau lebih sering disebut CV. Sahla Tracons adalah perusahaan atau kontraktor yang mengerjakan berbagai jenis proyek. Proyek yang sedang dikerjakan oleh CV. Sahla Tracons sekarang ini adalah proyek pengeboran batuan quarry yang bekerja sama dengan PT. Waskita Beton Precast. Tempat pelaksanaan proyek itu sendiri di Desa Donowangun, Kecamatan Talun, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.
Karena besarnya cadangan batuan yang ada belum diketahui secara pasti dan adanya batasan waktu dalam mengerjakan proyek tersebut, tentunya diperlukan suatu pendekatan untuk memanajemen pelaksanaan aktivitas proyek. Dalam kondisi aktual CV. Sahla Tracons dihadapkan dengan permasalahan keterbatasan sumber daya. Sumber daya terbatas yang dimaksud disini adalah jumlah pekerja dan mesin. Waktu yang dijadwalkan untuk menyelesaikan proyek adalah 51 hari dengan jumlah pekerja 8 orang untuk semua pekerjaan serta dengan menggunakan satu unit mesin bor untuk menyelesaikan pengeboran di 10 titik.
Oleh karena permasalahan keterbatasan sumber daya berpeluang mempengaruhi pengerjaan kegiatan kritis sehingga dikhawatirkan akan menjadikan durasi proyek molor, maka diperlukan suatu penanganan salah satunya menghitung sumber daya penyangga atau cadangan sehingga dapat melindungi kegiatan yang bersifat kritis.
Dengan menerapkan Critical Chain Project Management, dengan menggunakan pemotongan waktu aman sebesar 50%, 25%, dan 12,5%, sehingga didapatkan hasil penjadwalan yang mampu mempersingkat pelaksanaan proyek yang awalnya berdurasi 56 hari dengan menggunakan CPM menjadi 28 hari dengan pemotongan waktu aman 50%, 42 hari dengan pemotongan waktu aman 25%, dan 49 hari dengan pemotongan waktu aman 12,5%. Selain dapat mempersingkat pelaksanaan proyek, penerapan metode CCPM dapat menghilangkan konflik sumber daya yang menjadi permasalahan dalam melaksanakan proyek pengeboran batuan quarry.
Kata kunci : Proyek, Sumber Daya, dan Kegiatan Kritis
Dosen Pembimbing: | Nurwidiana, Nurwidiana and Fatmawati, Wiwiek | nidn0604027901, nidn0622107401 |
---|---|
Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
Subjects: | T Technology > T Technology (General) |
Divisions: | Fakultas Teknologi Industri Fakultas Teknologi Industri > Teknik Industri |
Depositing User: | Pustakawan 5 UNISSULA |
Date Deposited: | 21 Nov 2019 01:38 |
Last Modified: | 21 Nov 2019 01:38 |
URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/13570 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |