MAULANA, IKHSAN (2018) ANALISA OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) SERTA UPAYA PENINGKATAN PERFORMANSI MESIN DENGAN FAILURE MODES AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) DAN LOGIC TREE ANALYSIS (LTA) (Studi Kasus : PT. Triangle Motorindo). Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

[thumbnail of Cover.pdf] Text
Cover.pdf

| Download (617kB)
[thumbnail of Abstrak.pdf] Text
Abstrak.pdf

| Download (32kB)
[thumbnail of Daftar Isi.pdf] Text
Daftar Isi.pdf

| Download (119kB)
[thumbnail of Publikasi.pdf] Text
Publikasi.pdf

| Download (214kB)
[thumbnail of Bab I.pdf] Text
Bab I.pdf

| Download (50kB)
[thumbnail of Bab II.pdf] Text
Bab II.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (422kB)
[thumbnail of Bab III.pdf] Text
Bab III.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (102kB)
[thumbnail of Bab IV.pdf] Text
Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (866kB)
[thumbnail of Bab V.pdf] Text
Bab V.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (92kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf] Text
Daftar Pustaka.pdf

| Download (85kB)
[thumbnail of Lampiran.pdf] Text
Lampiran.pdf

| Download (76kB)

Abstract

Kebutuhan akan nilai produktivitas mesin yang tinggi pun menjadi sebuah tuntutan perusahaan. PT. Triangle Motorindo sebagai industri otomotif dengan produknya yaitu kendaraan roda dua dan roda tiga. Adakalanya setiap mesin tidak dalam performansi yang ideal dalam artian mesin pada kondisi rusak. Dari data historis pada departemen Maintenance Januari-Juni tahun 2017, frekuensi downtime terbesar terjadi pada Line A yang memproduksi sepeda motor roda tiga (KARYA).
Penelitian ini dimulai dengan menghitung nilai OEE kemudian dilanjutkan dengan menganalisa variable OEE yang berada dibawah.standar JIPM menggunakan.metode FMEA dan LTA.
Hasil dari penelitian OEE yaitu sebesar 73,26%, sedangkan nilai OEE yang optimal adalah 85%. Maka OEE dari hasil perhitungan tidak memenuhi syarat dan perlu dilakukan perbaikan. Berdasarkan faktor six big losses, persentase losses paling tinggi adalah idling and minor stoppages sebesar 60,42% yang termasuk dalam kategori speed losses Berdasarkan fishbone diagram tingginya nilai idling and minor stoppage disebabkan oleh manusia, metode, mesin dan material. Analisa perbaikan menggunakan FMEA dan LTA menghasilkan failure mode dengan nilai RPN 112 untuk jig patah kategori B, 96 v-belt putus kategori D/B, 63 as roller aus kategori D/B, 35 bearing aus kategori B, 21 baut nyangkut kategori B dan 20 angin drop kategori B.

Kata Kunci : Overall Equipment Effectiveness, Six Big Losses, Fishbone Diagram, Failure Mode And Effect Analysis, Logic Tree Analysis

Dosen Pembimbing: Syakhroni, Akhmad and Nurwidiana, Nurwidiana | nidn, nidn
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Fakultas Teknologi Industri
Fakultas Teknologi Industri > Teknik Industri
Depositing User: Pustakawan 5 UNISSULA
Date Deposited: 19 Nov 2019 07:24
Last Modified: 19 Nov 2019 07:24
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/13539

Actions (login required)

View Item View Item