ARIMBA, DENA PRISANDWI (2018) Tinjauan Hukum Penyidikan Terhadap Tindak Pidana Kekerasan Yang Dilakukan Secara Bersama (Pengeroyokan) Yang Mengakibatkan Korban Luka Luka (Studi Kasus Di POLSEK Semarang Utara). Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

[thumbnail of Cover.pdf] Text
Cover.pdf

| Download (584kB)
[thumbnail of Daftarisi.pdf] Text
Daftarisi.pdf

| Download (76kB)
[thumbnail of Abstrak.pdf] Text
Abstrak.pdf

| Download (74kB)
[thumbnail of pernyataan_publikasi.pdf] Text
pernyataan_publikasi.pdf

| Download (94kB)
[thumbnail of babI.pdf] Text
babI.pdf

| Download (108kB)
[thumbnail of babII.pdf] Text
babII.pdf
Restricted to Repository staff only

| Download (221kB)
[thumbnail of babIII.pdf] Text
babIII.pdf
Restricted to Repository staff only

| Download (130kB)
[thumbnail of babIV.pdf] Text
babIV.pdf
Restricted to Repository staff only

| Download (59kB)
[thumbnail of Daftar_pustaka.pdf] Text
Daftar_pustaka.pdf

| Download (85kB)
[thumbnail of lampiran.pdf] Text
lampiran.pdf

| Download (297kB)

Abstract

Di negara berkembang seperti Indonesia tingkat tindak pidananya tinggi seperti contoh kekerasan yang dilakukan secara bersama (pengeroyokan). Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui 2 hal. Pertama tentang bagaimana proses penyidikan terhadap tindak pidana kekerasan yang dilakukan secara bersama (pengeroyokan) yang mengakibatkan korban luka dan yang kedua tentang hambatan-hambatan beserta solusinya dalam proses penyidikan yang dilakukan POLSEK Semarang Utara. Penelitian ini dilaksanakan di Kota Semarang, Jawa Tengah, khususnya di POLSEK Semarang Utara, dengan menggunakan metode kepustakaan (Library Research) dan metode Yuridis Sosiologis atau Social Legal Research untuk mendapatkan data primer dan sekunder. Hasil yang diperoleh penulis dalam penelitian ini, antara lain bahwa: Tindak pidana yang dilakukan secara bersama (pengeroyokan) berarti tindak pidana yang dilakukan lebih dari dua orang pelaku atau lebih yang menimbulkan rasa sakit pada tubuh orang lain. Apabila terdapat luka ditubuh seseorang perlu dukungan dari hasil dokter berupa visum et repertum sebagai alat bukti surat dan sebgai alat pertimbangan bagi hakim. Dalam proses penyidikan sendiri peran saksi sangat vital karena dari keterangan-keterangan saksi tindak pidana dapat terselesaikan. Dan dalam penyelesaian berkas sangatlah penting bagi penyidikan karena apabila dalam penyelesaian berkas terlambat dapat menjadi suatu hambatan yang dialami dalam proses penyidikan.
Kata Kunci : Proses penyidikan, kekerasan yang dilakukan bersama, luka-luka pada tubuh.

Dosen Pembimbing: R. Sugiharto, R. Sugiharto | nidn0602066103
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum
Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Pustakawan Reviewer UNISSULA
Date Deposited: 11 Nov 2019 02:47
Last Modified: 11 Nov 2019 02:47
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/12970

Actions (login required)

View Item View Item