Suryajaya, Reynaldi (2018) PENGARUH PENGGUNAAN TETES MATA TIMOLOL MALEAT TERHADAP KEJADIAN DRY EYE Studi Observasional Analitik pada Penderita Glaukoma di Sultan Agung Eye Center (SEC) RSI Sultan Agung Semarang. Undergraduate thesis, Fakultas Kedokteran UNISSULA.

Text
Cover.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (397kB)
Text
Abstrak.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (68kB)
Text
Daftar Isi.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (90kB)
Text
Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (85kB)
Text
Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (628kB)
Text
Publikasi.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (243kB)
Text
Bab I.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (79kB)
Text
Bab II.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (169kB)
Text
Bab III.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (145kB)
Text
Bab IV.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (105kB)
Text
Bab V.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (66kB)

Abstract

Timolol maleat adalah salah satu obat yang paling sering digunakan untuk pasien glaukoma. Namun penggunaan timolol maleat yang umumnya lama berisiko pada berbagai komplikasi seperti keratopati pungtata dan/atau toksik keratopati ulseratif terutama pada pasien dengan kasus dry eye. Tujuan penelitian ini mengetahui pengaruh penggunaan tetes mata timolol maleat terhadap kejadian dry eye.
Penelitian observasional analitik dengan rancangan cross sectional, dilakukan pada 47 penderita glaukoma di Sultan Agung Eye Center (SEC) RSI Sultan Agung Semarang. Penderita glaukoma dibedakan sebagai pengguna (selama > 3 bulan) dan bukan pengguna tetes mata timolol maleat. Identifikasi dry
eye dilakukan dengan uji Schirmer I menggunakan kertas Whitmen dan dibedakan sebagai dry eye (kebasahan < 10 mm) dan normal/tidak dry eye (kebasahan 10 – 25 mm). Uji fisher exact test digunakan sebagai analisis data pada tingkat
kemaknaan p<0,05.
Hasil penelitian menunjukkan pada penderita glaukoma pengguna tetes mata timolol maleat ditemukan dry eye sebanyak 34%, sedangkan pada penderita glaukoma bukan pengguna tetes mata timolol maleat ditemukan dry eye sebanyak 17%. Uji fisher exact test menghasilkan nilai p=0,008.
Kesimpulan penelitian terdapat pengaruh penggunaan tetes mata timolol maleat terhadap kejadian dry eye.

Kata kunci: Tetes Mata Timolol Maleat, Dry eye

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran
Fakultas Kedokteran > Mahasiswa FK - Skripsi Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter
Date Deposited: 24 Jun 2019 03:55
Last Modified: 24 Jun 2019 03:55
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/12807

Actions (login required)

View Item
View Item